Epson Indonesia Dukung Program Kurikulum Merdeka Bersama Yayasan DEK dan Disdikbud Kota Padang

Monday, 12 September 22 Bonita Ningsih

Pendidikan menjadi salah satu sistem dalam meningkatkan taraf dan kualitas hidup seseorang di dunia. Oleh sebabnya, Epson Indonesia, berpartisipasi dalam mendukung dunia pendidikan yang memiliki pengaruh cukup kuat bagi seluruh masyarakat.

Dalam hal ini, Epson Indonesia, memberikan dukungan terhadap program Kemendikbud-Ristek terkait implementasi Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar di beberapa wilayah Indonesia. Program tersebut sedang disosialisasikan dan diikuti pemerintah kepada seluruh satuan Pendidikan yang ada di Indonesia di mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi.

Saat ini, program tersebut sudah melewati lokasi keempat di Kota Padang dengan melibatkan beberapa Kepala Sekolah SD, SMP, dan SMA Kota Padang. Acara sosialisasi tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2022 di ballroom Hotel Truntum, Kota Padang. 

Acara tersebut merupakan suatu sarana informasi dan motivasi bagi para guru dan tenaga kependidikan melalui narasumber praktisi pendidikan yang kompeten di bidangnya. Harapan dari seminar ini adalah membantu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang dalam mengakselerasi implementasi Kurikulum Merdeka secara merata di Kota Padang. Tujuannya agar para guru dan tenaga kependidikan siap menyambut pembaharuan dalam proses pengajaran seiring perubahan zaman dalam penugasan teknologi pembelajaran di era digitalisasi serta dapat senantiasa terus berinovasi dan beradaptasi selama pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka saat ini.

PT Epson Indonesia bekerja sama dengan Yayasan DEK (Dedikasi Edukasi Kualiva), sebuah yayasan yang mengembangkan pendidikan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Yayasan DEK menjadi satu-satunya Organisasi Kemasyarakatan di Sumatera Barat yang dipercaya oleh Kemendikbud ristek RI untuk melaksanakan Program Organisasi Penggerak mendampingi 165 Sekolah menjadi Sekolah Penggerak Mandiri di Dua Provinsi, Sumatera Barat dan Riau.

BACA JUGA:   Hong Kong dan Singapura Jalin Kerja Sama Air Travel Bubble

“Sebagaimana yang kita tahu, Kurikulum Meredeka ini akan menjadi satuan pendidikan dalam rangka untuk memulihkan dunia pembelajaran tahun 2022 sampai 2024 di mana kita memulai sesuatu yang baru di dalam dunia pendidikan. Kegiatan ini merupakan bentuk fasilitas yang diberikan dari Kemendikbud Ristek dalam mengapresiasi tenaga pendidikan yang profesional,” kata Prawira Salim, Ketua Yayasan DEK.

Terdapat kurang lebih 100 sekolah se-kota Padang dari unit SD-SMA yang hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Adapun topik seminar yang disajikan dalam acara tersebut adalah mengenai seputar dunia pendidikan dan perkembangan pendidikan pada era digital saat ini. 

Salah satu perwakilan Epson Indonesia yaitu Ahmad Edwin Ramdhani Syafruddin selaku Product Manager Visual Instrument membawakan topik seminar kepada para khalayak. Isi seminar yang dibawakan mengenai solusi teknologi proyektor secara nirkabel dan interaktif sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan dunia pendidikan di Indonesia.

Secara khusus, Epson Indonesia, memberikan beberapa solusi teknologi guna mendukung kegiatan belajar mengajar untuk menunjang kebutuhan guru dan tenaga pendidikan melalui produk yang dirancang khusus. Tujuannya agar mereka dapat semakin interaktif dan inovatif dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar serta mewujudkan digitalisasi sekolah melalui produk Epson EB-X06 dan EB-725Wi serta Printer Epson Ecotank, L Series (Printer Warna) dan M Series (Printer Hitam Putih).

BACA JUGA:   Epson Indonesia Rayakan Idul Adha Melalui Program CSR

“Adaptasi terhadap penggunaan teknologi di masa peralihan pandemi menjadi endemi saat ini membuat dunia pendidikan di Indonesia memiliki tantangan. Konsentrasi siswa yang kurang terpusat karena pembelajaran yang cenderung satu arah telah membuat kami sebagai perusahaan teknologi berinovasi membantu dunia pendidikan Indonesia, khususnya bagi Bapak dan Ibu Guru agar mampu menjalankan kegiatan pembelajaran tatap muka saat ini yang lebih atraktif dan Interaktif,” ujar Edwin.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada Dunia Pendidikan Indonesia, Epson Indonesia, menghadirkan model proyektor yang dirancang khusus untuk segmen pendidikan di Indonesia yaitu EB-X06. Proyektor ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan penggunaan proyektor oleh guru-guru dan tenaga pendidik di sekolah. Dengan Teknologi 3 Chip LCD yang mampu memberikan hasil proyeksi yang lebih terang dan tidak membuat mata cepat Lelah, proyektor ini juga sudah dilengkapi dengan menu bahasa Indonesia.

Pada kegiatan ini, Epson Indonesia, juga menggunakan Proyektor Interaktif EB-725Wi yang menjadikan media proyeksinya menjadi layar sentuh. Dengan demikian, proyektor ini dapat menjadi media mengajar menjadi lebih atraktif dan menyenangkan.

Adapun solusi dari Printer Epson Ecotank adalah mampu mencetak dari mana saja melalui jaringan nirkabel dengan menggunakan fitur Epson Connect. Fitur ini menjadi layanan yang memungkinkan pengguna di sekolah untuk mampu mencetak, scan foto, dan dokumen menggunakan perangkat pintar, tablet, komputer dari rumah secara jarak jauh.

“Solusi ini diberikan oleh Epson untuk Pendidikan di Indonesia karena kami percaya akan membantu dalam proses pengerjaan yang lebih nyaman, mampu meningkatkan produktivitas karena memiliki kecepatan dalam proses cetak dan memiliki keamanan dalam dokumennya,” ucap Fahmi Reza Syamsudin, Product Manager Consumer Department Epson Indonesia

BACA JUGA:   Venue MICE Harus Beri Solusi Bukan Menambah Polusi

“Kami mengucapkan terimakasih atas inisiasi yang dilakukan oleh Yayasan DEK dalam mengadakan kegiatan sosialisasi Kurikulum Merdeka ini karena ini sangat penting sekali agar semua sekolah dapat menerapkannya dan kami juga mengucapkan terimakasih kepada Epson Indonesia yang sudah ikut andil mendukung kegiatan ini, hal ini sangat baik sekali. 

Arfian, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, mengucapkan terima kasih atas inisiasi yang dilakukan Yayasan DEK dalam mengadakan kegiatan sosialisasi Kurikulum Merdeka di Padang. Begitu juga dengan Epson Indonesia yang sudah ikut andil dalam mendukung sebuah kegiatan yang melibatkan sekolah-sekolah di Kota Padang.

“Saya melihat Epson Indonesia sangat aktif sekali dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan mengadakan kegiatan yang bertemakan Pendidikan serta solusi-solusi yang diberikan sangat dibutuhkan Sekolah saat ini. Oleh karena itu Yayasan DEK menggandeng Epson Indonesia selaku penyedia perangkat teknologi dapat mewujudkan modernisasi pembelajaran melalui implementasi program Kurikulum Merdeka ini,” ujarnya.