Kerja Sama Epson Indonesia dan Yayasan WWF Indonesia Untuk Tingkatkan Kesadaran Dampak Konservasi di Alor 

Wednesday, 31 August 22 Bonita Ningsih

Pariwisata bahari di Indonesia berkembang sangat pesat dan membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Namun, tanpa disadari masih ada peluang dari dampak negatif yang terjadi, antara lain peningkatan volume sampah, pencemaran, dan kerusakan terumbu karang. 

Salah satu daerah yang memiliki wisata bahari indah di Indonesia adalah Alor yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Namun, dibalik keindahan yang ditampilkan, terdapat terumbu karang yang mengalami degradasi akibat perubahan iklim dan anthropogenesis seperti pemanfaatan sumber daya perairan yang merusak dan tidak bertanggung jawab.

Melihat kondisi tersebut, Epson Indonesia kembali bekerja sama dengan Yayasan WWF Indonesia untuk meningkatkan kesadaran dampak konservasi laut di Kawasan Alor, Nusa Tenggara Timur. Keduanya berupaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir khususnya pemanfaat Kawasan Konservasi Daerah Kabupaten Alor agar turut melindungi ekosistem terumbu karang. 

BACA JUGA:   Epson Gabungkan Seni dan Teknologi di Jakarta Biennale

Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan Epson Indonesia dan Yayasan WWF Indonesia adalah melalui Webinar, Tantangan Sosial Media serta Kunjungan ke Alor. Webinar tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya penyelamatan dampak lingkungan di wilayah Alor.

Program ini merupakan kelanjutan kerja sama fase pertama yang telah dilakukan Epson Indonesia bersama Yayasan WWF Indonesia yaitu Marine Conservation Alor. Pada fase kedua ini, Epson Indonesia dan Yayasan WWF Indonesia berfokus pada awareness tentang rehabilitasi terumbu karang dan wisata bahari yang bertanggung jawab di Kawasan Konservasi Daerah (KKD) Alor Pantar dan Laut Sekitarnya. Pasalnya, terdapat habitat laut penting yang mengalami degradasi akibat aktivitas  perikanan yang merusak (Destructive Fishing).

BACA JUGA:   Epson Indonesia Rayakan Idul Adha Melalui Program CSR

Epson Indonesia mendukung Yayasan WWF Indonesia untuk bekerja sama dengan pemangku kepentingan setempat dalam mengembangkan program rehabilitasi terumbu karang menggunakan metode rockpile. Inisiatif ini akan melewati tahapan restorasi ekologi serta edukasi kepada staf dan masyarakat umum untuk meningkatkan kesadaran tentang Pariwisata Bahari yang Bertanggung Jawab melalui Kegiatan Webinar dan tantangan media sosial dengan tema Responsible Marine Tourism.

“Kerja sama ini merupakan suatu bentuk keseriusan Epson untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memulai kegiatan peduli lingkungan dari level yang paling kecil di kehidupan kita dimulai dari lingkungan terdekat, karena menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua demi kelestarian bumi kita,” kata Muto Yusuke, Managing Director Epson Indonesia.

Program ini merupakan kelanjutan kerja sama yang telah dilakukan Epson Southeast Asia bersama World Wide Fund for Nature (WWF) pada Maret lalu. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Epson untuk bersama-sama menciptakan solusi berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat

BACA JUGA:   Vietnam Bakal Serius Incar MICE

“Kami sangat berterimakasih kepada Epson telah mengajak kerja sama dan menggandeng kami untuk mendukung tujuan berkelanjutan dalam menjaga kelestarian bumi ini. Semoga dengan adanya kampanye ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap wisata bahari yang bertanggung jawab,” ujar Haries Sukandar, Site Coordinator untuk Alor MPA Yayasan WWF Indonesia.