GenPi Ciptakan Destinasi Wisata Digital di Tukad Bindu

Friday, 23 November 18   16 Views   0 Comments   Nila Sofianty
Tukad Bindu

Pinggir Sungai Tukad Bindu menjadi pilihan Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Bali untuk menggelar Peken Nusantara pada 18 November 2018 lalu. Wisata di aliran sungai ini terletak di jantung Kota Denpasar. Dulunya, kawasan ini merupakan sungai kotor, penuh sampah, dan lumpur. Namun, sejak dilakukan pembersihan dan pengelolaan serius, lokasi ini berubah menjadi destinasi indah dan menyenangkan di tengah kota.

Peluncuran destinasi digital di Tukad Bindu merupakan rangkaian gelaran Peken Nusantara yang nantinya akan berlangsung secara rutin sepekan sekali. Di tepi aliran sungai ini pengunjung dapat melepas penat dengan kesejukan alamnya ataupun berolahraga sambil menyaksikan anak-anak yang bermain air dan mandi di sungai. Selain ditumbuhi pepohonan yang rimbun lengkap dengan bale bengong tempat bersantai dan bale-bale menyerupai stan tempat berdagang makanan dan minuman, juga tersedia beberapa alat olahraga di bantaran sungai.

Don Kardono, Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Komunikasi dan Media, sangat mendukung peluncuran destinasi digital Peken Nusantara. Menurutnya, GenPI Bali mampu menghadirkan kreativitas untuk mendukung destinasi yang ada. Terlebih, tadinya kawasan Tukad Bindu merupakan sungai kotor, penuh sampah, dan lumpur.

“Ini merupakan bukti keseriusan GenPI dalam mendukung pengembangan kepariwisataan. Terlebih destinasi digital GenPI mempunyai standar yang tinggi sehingga mampu bersaing dengan destinasi lainnya. Selain itu, destinasi digital GenPI mampu melengkapi destinasi pariwisata yang ada di daerah tersebut,” ujar Don.

Diajeng Vayantri Dewi Divianta, Ketua Panitia Pelaksana atau yang disebut Juragan Peken Nusantara, mengatakan, Peken Nusantara di Tukad Badung adalah salah satu dari sekian banyak destinasi digital yang tahun ini ditargetkan mencapai 100 destinasi oleh Kementerian Pariwisata. “Di Peken Nusantara,  ada stan kuliner tradisional Bali, pertunjukan seni, permainan anak tradisional, zona swafoto, dan live music,” ujar Diajeng.

“GenPI adalah anak muda kreatif bentukan Kementerian Pariwisata yang menjadi leading sector menciptakan destinasi digital. Peken Nusantara adalah salah satu destinasi digital yang kami inisiasi di Tukad Bindu,” ujar Diajeng.

Uniknya, di Peken Nusantara, uang konvensional tak berlaku karena bagi yang ingin mencicipi kuliner di acara ini harus menukar uang konvensional dengan uang kepeng sebagai alat tukar untuk bertransaksi.