Pesepeda Lipat Tujuh Negara Bantu Pemulihan Pariwisata Bali

Friday, 23 November 18 0 Comments   Nila Sofianty
Brompton World Traveler

Sebanyak 50 pesepeda lipat dari tujuh negara yang tergabung dalam komunitas sepeda lipat dunia Brompton World Traveler (BWT) menjelajah sejumlah destinasi pariwisata di Bali dalam rangkaian program pemulihan Bali bernama “We Love Bali-Brompton World Traveler”. Acara yang digagas oleh Brompton Owners Bali (BOB) itu berlangsung pada 22-24 November 2018, dengan titik mula di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park. Program ini bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Bali Kementerian Pariwisata untuk menunjukkan kepada wisatawan bahwa Bali dalam kondisi aman untuk dikunjungi.

Kanoraihuta Wiwin, Ketua Brompton Owners Bali (BOB), mengatakan, saat ini wisatawan sangat menggemari sepeda lipat karena mudah dibawa ke mana saja, baik di pesawat terbang, kereta api, maupun kendaraan. Selain itu, penggemar sepeda lipat memiliki komunitas di berbagai daerah di Indonesia dan sangat populer di Inggris.

“Peserta event ini sebanyak 50 orang dari tujuh negara, yakni Malaysia, Singapura, Filipina, Cina, Hong Kong, Macau, serta Indonesia sebagai tuan rumah,” ujar Wiwin.

Selain bersepeda, para peserta juga diajak mengenal kebudayaan Bali, salah satunya mengenalkan megibung dan menyaksikan Karangasem World Culture Festival. Dari GWK, para peserta menuju Pantai Kuta, lalu ke Taman Ujung Karangasem dan menikmati World Culture Festival, dan pada hari terakhir mengambil rute ke Monkey Forest dan Puri Agung Ubud, Gianyar.

AA Gede Yuniartha, Kepala Dinas Pariwisata Bali, mengatakan, pemulihan pariwisata harus terus dilaksanakan sepanjang tahun. “Bencana yang terjadi di Indonesia, khususnya Bali, digunakan negara pesaing untuk menjatuhkan pariwisata Bali, namun kita harus terus berjuang menangkal ini,” ujar AA Yuniartha.

Yuniartha menambahkan, dengan usaha pemulihan yang dilakukan dan memberikan pemahaman yang baik kepada wisatawan, maka kepercayaan wisatawan terhadap Bali semakin pulih. Dengan pemulihan ini, kunjungan wisatawan ke Indonesia dan ke Bali khususnya diharapkan terus meningkat, di mana kunjungan wisman ke Bali ditargetkan mencapai 8 juta pada 2018.

Menurut Yuniartha, apabila pelaksanaan “We Love Bali-Brompton World Traveler” ini berhasil, maka sangat besar peluang Bali untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan World Brompton Championship (WBC).

Kegiatan ini mengundang 50 peserta yang merupakan influencer, dan diharapkan seusai acara ini mereka akan pulang dengan membawa pengalaman yang baik untuk dibagi di negara masing-masing.