BerandaNewsGerakan Masker Kain Berdayakan Pelaku Ekonomi Kreatif

Gerakan Masker Kain Berdayakan Pelaku Ekonomi Kreatif

Published on

spot_img

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah telah mengeluarkan arahan kepada semua orang untuk memakai masker saat keluar rumah. Pasalnya, penggunaan masker terbilang efektif dalam mencegah penyebaran wabah COVID-19.

Dengan langkanya dan semakin mahalnya masker medis, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan Gerakan Masker Kain dengan mengajak para pelaku ekonomi kreatif, khususnya desainer lokal, untuk memproduksi 100.000 masker kain yang akan dibagikan kepada masyarakat untuk menekan penyebaran COVID-19 di Indonesia. Gerakan tersebut diperuntukkan bagi para pelaku atau desainer lokal subsektor fesyen di Indonesia, diinisiasi dan dimotori oleh Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf.

BACA JUGA:  Pasca-pandemi, Destinasi Berkelanjutan akan Jadi Primadona

Josua Puji Mulia Simanjuntak, Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, mengatakan, penggunaan masker kain dianggap cukup memadai bagi mereka yang sehat. Dengan semakin banyaknya masyarakat menggunakan masker kain, maka ketersediaan masker medis akan cenderung mudah didapatkan oleh mereka yang lebih membutuhkan, seperti tenaga medis, pasien ODP, PDP, dan positif COVID-19.

“Masker yang terbuat dari kain ini telah diteliti cukup untuk meminimalisasi kontak langsung dengan debu, virus, dan droplets di luar rumah jika memang tidak dapat melakukan Work From Home dan harus berinteraksi dengan banyak orang,” katanya.

BACA JUGA:  Konser Musik, Cara Malaysia Undang Wisatawan Asing Masuk

“Masyarakat terus diimbau untuk tetap jaga kesehatan dengan menggunakan masker. Kami tentu melihat keadaan penggunaan masker, baik buatan sendiri maupun masker kain, di tingkat masyarakat dapat membantu mencegah penyebaran COVID-19,” ujar Josua.

Ari Juliano Gema, Juru Bicara Satgas COVID-19 Kementerian Pariwisara dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dalam pernyataannya mengatakan bahwa masyarakat merespons positif gerakan masker kain tersebut.

BACA JUGA:  Smailing Tour luncurkan Smailing Xperiences

“Respons tersebut terlihat dari banyaknya masyarakat yang mengunggah foto menggunakan masker kain di laman sosial media mereka,” kata Ari.

Josua Puji Mulia Simanjuntak juga mengapresiasi antusiasme masyarakat melalui laman media sosial terkait gerakan tersebut.

“Banyak yang merespons. Semua lapisan masyarakat dan para pelaku ekonomi kreatif juga merespons positif dan men-tag ke akun instagram @kemen.parekraf dan akun Menparekraf @wishnutama,” kata Josua Puji Mulia Simanjuntak.

Archipelago Hotels Renovasi Rumah Singgah Pejuang Kanker di Surabaya

Surabaya, Venuemagz.com – Bagi anak-anak dan keluarga yang menjalani pengobatan kanker, rumah singgah bukan...

Perjalanan Intra-Regional Tetap Kuat di Asia Tenggara

Singapura, Venuemagz.com -- Platform perjalanan digital Agoda mengungkapkan bahwa wisatawan di seluruh Asia Tenggara...

Menikmati Senja dengan Artisan Beverage Melalui Sunset Chill Bar Take Over di Swiss-Belinn Malang

Jakarta, Venuemagz.com - Menikmati senja di Malang kini punya cara baru yang lebih stylish....

Swiss-Belresort Dago Heritage Padukan Cita Rasa Prancis dan Rempah Nusantara

Bandung, Venuemagz.com – September menjadi momentum bagi Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung untuk menghadirkan pengalaman...