BerandaNewsGerakan Masker Kain Berdayakan Pelaku Ekonomi Kreatif

Gerakan Masker Kain Berdayakan Pelaku Ekonomi Kreatif

Published on

spot_img

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah telah mengeluarkan arahan kepada semua orang untuk memakai masker saat keluar rumah. Pasalnya, penggunaan masker terbilang efektif dalam mencegah penyebaran wabah COVID-19.

Dengan langkanya dan semakin mahalnya masker medis, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan Gerakan Masker Kain dengan mengajak para pelaku ekonomi kreatif, khususnya desainer lokal, untuk memproduksi 100.000 masker kain yang akan dibagikan kepada masyarakat untuk menekan penyebaran COVID-19 di Indonesia. Gerakan tersebut diperuntukkan bagi para pelaku atau desainer lokal subsektor fesyen di Indonesia, diinisiasi dan dimotori oleh Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf.

BACA JUGA:  YELLO Hotel Palangkaraya akan Segera Beroperasi

Josua Puji Mulia Simanjuntak, Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, mengatakan, penggunaan masker kain dianggap cukup memadai bagi mereka yang sehat. Dengan semakin banyaknya masyarakat menggunakan masker kain, maka ketersediaan masker medis akan cenderung mudah didapatkan oleh mereka yang lebih membutuhkan, seperti tenaga medis, pasien ODP, PDP, dan positif COVID-19.

“Masker yang terbuat dari kain ini telah diteliti cukup untuk meminimalisasi kontak langsung dengan debu, virus, dan droplets di luar rumah jika memang tidak dapat melakukan Work From Home dan harus berinteraksi dengan banyak orang,” katanya.

BACA JUGA:  The 16th Epson International Pano Awards Resmi Membuka Pendaftarannya

“Masyarakat terus diimbau untuk tetap jaga kesehatan dengan menggunakan masker. Kami tentu melihat keadaan penggunaan masker, baik buatan sendiri maupun masker kain, di tingkat masyarakat dapat membantu mencegah penyebaran COVID-19,” ujar Josua.

Ari Juliano Gema, Juru Bicara Satgas COVID-19 Kementerian Pariwisara dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dalam pernyataannya mengatakan bahwa masyarakat merespons positif gerakan masker kain tersebut.

BACA JUGA:  Target Pariwisata Tahun 2025: Wisman Naik, Wisnus Turun

“Respons tersebut terlihat dari banyaknya masyarakat yang mengunggah foto menggunakan masker kain di laman sosial media mereka,” kata Ari.

Josua Puji Mulia Simanjuntak juga mengapresiasi antusiasme masyarakat melalui laman media sosial terkait gerakan tersebut.

“Banyak yang merespons. Semua lapisan masyarakat dan para pelaku ekonomi kreatif juga merespons positif dan men-tag ke akun instagram @kemen.parekraf dan akun Menparekraf @wishnutama,” kata Josua Puji Mulia Simanjuntak.

Hong Kong Makin Ramah Muslim, Hadirkan 222 Restoran Halal dan Borong Penghargaan Halal Travel

Jakarta, Venuemagz.com - Hong Kong semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi impian bagi...

Meet Global MICE Congress 2026 Buka Peluang Strategis Baru bagi Industri MICE Indonesia

Moskow, Venuemagz.com – Hubungan bisnis yang semakin erat antara Indonesia dan Moskow membuka peluang...

Food Tasting Gratis di Pameran Pernikahan Atria Hotel Gading Serpong

Tangerang, Venuemagz.com – Memilih sajian untuk pernikahan kini tidak hanya soal daftar menu dan...

Parade Hotel Senen Investasi Rp20 Miliar, Hadirkan Kamar Bintang 3 Rasa Bintang 4 di Jantung Kota Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com – Kawasan historis Senen kini punya magnet baru bagi para pelancong urban...