BerandaNewsINACA Sebut Jumlah Penumpang di Agustus 2020 Naik Signifikan

INACA Sebut Jumlah Penumpang di Agustus 2020 Naik Signifikan

Published on

spot_img

Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 memberikan dampak signifikan bagi industri penerbangan. Adanya pembatasan pergerakan di setiap daerah serta larangan untuk ke luar rumah menjadi faktor utama menurunnya bisnis maskapai penerbangan di Indonesia.

Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mencatat bahwa penurunan jumlah penumpang sudah mulai terasa sejak Februari menuju ke Maret 2020. Kondisi ini semakin diperparah dengan adanya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

“Kalau dilihat, di bulan Mei itu jumlah pergerakannya hanya ada sekitar 50.000 penumpang. Ini terjadi karena saat itu pemerintah mengimbau agar masyarakat untuk tidak mudik melalui peraturan menteri tersebut,” ungkap Denon Prawiraatmadja, Ketua Umum INACA.

BACA JUGA:  Pesawat Komersial Tidak Boleh Terbang, INACA Minta Keringanan Biaya Parkir

Namun, menurutnya, pada Juni 2020 pemerintah mulai melonggarkan aturan tersebut untuk membangkitkan kembali kegiatan ekonomi dan pariwisata di Indonesia. Pasalnya, sebagai negara kepulauan, banyak kegiatan pariwisata yang hanya dapat ditopang dari peran transportasi udara.

“Kegiatan penerbangan ini bukan hanya sekadar membantu penyebaran logistik dan kegiatan sosial, tetapi ada kegiatan ekonomi dan pariwisata yang ditopang di sini,” dia menambahkan.

Oleh karenanya, pada Juni 2020 tercatat ada sekitar 800.000 penumpang yang melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang. Menurutnya, angka tersebut semakin meningkat di bulan-bulan selanjutnya dan mencapai peningkatan yang signifikan di bulan Agustus 2020.

BACA JUGA:  Asia Akan Menjadi Pasar Terbesar Bagi Industri Pelayaran Dunia

“Pada Juli dan Agustus itu terjadi pergerakan penumpang yang cukup meningkat, yaitu kisaran 2,5 juta orang setiap bulannya. Sedangkan, untuk pergerakan pesawatnya di bulan Juli Agustus itu mencapai 79.000 pergerakan,” jelas Denon.

Meskipun mengalami peningkatan yang signifikan, menurutnya, angka tersebut masih jauh di bawah perolehan pada bulan yang sama di tahun 2019. Menurutnya, pada tahun lalu, jumlah pergerakan penumpang dapat mencapai 8 juta hingga 9 juta orang setiap bulannya, atau lebih banyak 40 persen dari perolehan penumpang di Agustus 2020.

BACA JUGA:  Hotel Anyar Savero di Kota Depok

Oleh sebab itu, di semester dua ini ia berharap agar jumlah penumpang di maskapai penerbangan dapat stabil di angka 2 hingga 3 juta setiap bulannya. Untuk mempertahankan jumlah tersebut, INACA akan terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

“Kalau sampai akhir tahun jumlah penumpangnya masih sama setiap bulannya, angka tersebut juga belum mampu mengalahkan pergerakan penumpang di 2019 yang mencapai 91 juta penumpang. Artinya, di tahun ini, pencapaian kita belum sampai 50 persen dari pencapaian tahun lalu,” ucapnya lagi.

spot_img
spot_img

Bali Memimpin Sebagai Destinasi Liburan Musim Panas

Singapura, Venuemagz.com -- Untuk menyambut musim panas, platform perjalanan digital Agoda melaporkan kenaikan pencarian...

HKTB Luncurkan Promosi Musim Panas di Seluruh Kota

Untuk menyambut puncak musim liburan musim panas, Hong Kong Tourism Board (HKTB) akan meluncurkan...

Penerapan Smart Economy di Ekosistem Industri MICE

JAKARTA, Venuemagz.com – Industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) tengah berada di pusaran...

RX Japan Hadirkan Tiga Pameran F&B dalam Satu Atap

Tokyo, Venuemagz.com— “JAPAN’S FOOD” EXPORT FAIR, JFEX (Japan Int’l Food & Beverage Expo), dan...

Jumlah Penumpang Pesawat Turun 60 Juta Akibat Pandemi

Denon B. Prawiraatmadja, Ketua Umum Indonesia National Air Carrier Association (INACA), menyebutkan bahwa pandemi...

INACA Jalankan Safe Travel Campaign Untuk Liburan Akhir Tahun

Sejak Agustus 2020, Indonesia National Air Carriers Association (INACA) telah menjalankan safe travel campaign...

Pesawat Komersial Tidak Boleh Terbang, INACA Minta Keringanan Biaya Parkir

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah menghentikan operasional maskapai penerbangan komersial sejak 24 April hingga...