BerandaNewsJumlah Penumpang Pesawat Turun 60 Juta Akibat Pandemi

Jumlah Penumpang Pesawat Turun 60 Juta Akibat Pandemi

Published on

spot_img
spot_img

Denon B. Prawiraatmadja, Ketua Umum Indonesia National Air Carrier Association (INACA), menyebutkan bahwa pandemi COVID-19 berakibat fatal terhadap industri penerbangan. Menurutnya, telah terjadi penurunan yang signifikan terhadap jumlah penumpang pesawat yang mengudara selama tahun 2020.

Berdasarkan data dari INACA, pada 2020 ini industri penerbangan harus puas dengan pencapaian 30 juta penumpang, baik dari domestik maupun internasional. Padahal, pada tahun 2019 industri penerbangan mampu memperoleh 91 juta penumpang dari domestik maupun internasional.

“Dapat diartikan bahwa saat ini industri penerbangan kita harus kehilangan 60 hingga 70 juta penumpang selama tahun 2020,” ungkap Denon.

BACA JUGA:  WEF Mencatat Indeks Kinerja Pariwisata Indonesia Melesat Naik 12 Peringkat

Dari data tersebut, penurunan yang paling signifikan berasal dari pasar domestik. Pasalnya, sebagai negara kepulauan, masyarakat Indonesia membutuhkan layanan maskapai penerbangan untuk melakukan pergerakan seperti berwisata. Bahkan, selama ini, pasar domestik telah menyumbang 80 persen bisnis maskapai penerbangan yang ada di Indonesia.

“Industri penerbangan domestik kita ini berbeda dari industri penerbangan lain yang berada di Asia Tenggara. Market domestik kita di sini sangat besar dan menjadi tulang punggung ekonomi nasional,” ujar Denon.

Turunnya jumlah penumpang pesawat juga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi nasional satu tahun terakhir ini. Menurutnya, pada tahun 2019 pertumbuhan ekonomi berada di angka 5,17 persen, tetapi pada tahun 2020 menjadi -5,2 persen.

BACA JUGA:  Menciptakan Bioskop Pribadi di Rumah Dengan Jajaran Proyektor Home Cinema Epson

“Kita ini negara kepulauan, jadi industri penerbangan menjadi sangat vital perannya bagi negara Indonesia. Belum lagi dengan peran industri pariwisata yang menjadi unggulan, sangat memengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas Denon.

Oleh karenanya, ia berharap semua pihak menjaga kelangsungan bisnis transportasi udara agar ke depannya dapat lebih baik. Tentunya, didukung dengan penerapan protokol kesehatan ketat yang mengacu kepada aturan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment) dari pemerintah.

BACA JUGA:  Pergub MICE Antar Jakarta Menjadi Pusat MICE Dunia

Selain itu, INACA juga berharap agar rute penerbangan di daerah ujung Indonesia timur semakin mudah ditempuh oleh berbagai maskapai. Ke depannya, seluruh anggota INACA akan membuat konsep baru yang dapat mendukung kegiatan transportasi udara maupun pariwisata di wilayah Indonesia Timur.

“Di Timur Indonesia itu masih banyak area yang rutenya belum profitable, makanya saya bersama teman-teman dari penerbangan ingin membuat sebuah konsep baru nantinya. Jika transportasi dan pariwisata dapat mudah berjalan di sana, pasti ekonomi nasional juga akan semakin membaik,” katanya lagi.

spot_img
spot_img
spot_img

Pameran GIFA & METEC 2026 Kembali Hadir untuk Jawab Kebutuhan Teknologi Logam Nasional

Jakarta, Venuemagz.com - Pamerindo Indonesia bersama Messe Düsseldorf Asia kembali menyelenggarakan GIFA dan METEC...

ITB India 2026 Hadirkan Program Konferensi yang Melibatkan Para Pemimpin Industri Pariwisata

Mumbai, Venuemagz.com – ITB India 2026 akan menghadirkan jajaran pemimpin industri perjalanan dan pariwisata...

Mövenpick Resort & Spa Bintan Lagoon Tawarkan Paket Wellness dan Family untuk Liburan Akhir Tahun

BINTAN, Venuemagz.com – Menyambut libur sekolah September di Singapura serta meningkatnya perencanaan perjalanan akhir...

Mövenpick Resort & Spa Bintan Lagoon Resmi Dibuka, Hadirkan Destinasi Tepi Pantai dengan Fasilitas Lengkap di Bintan

BINTAN, Venuemagz.com – Mövenpick Hotels & Resorts resmi membuka Mövenpick Resort & Spa Bintan...

INACA Sebut Jumlah Penumpang di Agustus 2020 Naik Signifikan

Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 memberikan dampak signifikan bagi industri penerbangan....

INACA Jalankan Safe Travel Campaign Untuk Liburan Akhir Tahun

Sejak Agustus 2020, Indonesia National Air Carriers Association (INACA) telah menjalankan safe travel campaign...

Pesawat Komersial Tidak Boleh Terbang, INACA Minta Keringanan Biaya Parkir

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah menghentikan operasional maskapai penerbangan komersial sejak 24 April hingga...