Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia menjadi destinasi visa on arrival (VOA) paling populer bagi wisatawan asal India, berdasarkan data pencarian akomodasi terbaru yang dirilis oleh platform perjalanan digital Agoda. Data tersebut juga menunjukkan bahwa Thailand dan Malaysia menjadi destinasi bebas visa yang paling banyak diminati. Hal tersebut menunjukkan meningkatnya preferensi wisatawan India terhadap negara-negara yang menawarkan prosedur masuk sederhana sekaligus pengalaman budaya dan rekreasi yang menarik.
Analisis Agoda meninjau data pencarian yang dihasilkan di India antara 1 hingga 18 Januari 2026, untuk tanggal check-in sepanjang Februari dan Maret 2026, dengan fokus pada destinasi bebas visa dan visa on arrival.
Thailand dan Indonesia Pimpin Daftar
Di antara lima destinasi internasional yang paling banyak dicari, Thailand menempati peringkat pertama, disusul Indonesia, Malaysia, Sri Lanka, dan Maladewa. Laporan tersebut menekankan bahwa Thailand dan Indonesia tetap mendominasi daftar tujuan wisata impian berkat perpaduan pantai, budaya, dan petualangan, sementara Malaysia menarik pengunjung dengan gabungan daya tarik perkotaan dan keindahan alamnya.
Sri Lanka, yang juga menyediakan kebijakan visa on arrival, mencatat lonjakan minat wisatawan yang signifikan — dengan peningkatan pencarian akomodasi sebesar 61 persen dibandingkan tahun lalu — didorong oleh jarak yang dekat, harga terjangkau, dan beragam pilihan wisata. Sementara itu, Maladewa tetap menjadi pilihan unggulan bagi wisatawan India yang mencari pengalaman pulau mewah dengan jarak tempuh singkat.
Destinasi Baru Mulai Diminati
Di luar lima teratas, destinasi seperti Filipina, Nepal, Kazakhstan, Bhutan, dan Laos menunjukkan peningkatan minat yang pesat. Filipina, yang berada di peringkat keenam, mencatat lonjakan pencarian sebesar 73 persen, berkat daya tariknya bagi pencinta pantai dan petualangan, terutama mereka yang menyukai olahraga air.
Nepal, di peringkat ketujuh, terus menarik wisatawan India dengan kedekatan budaya dan alamnya. Kazakhstan menempati posisi kedelapan dengan meningkatnya minat terhadap lanskap Asia Tengahnya yang khas, sementara Bhutan, di urutan kesembilan, menarik wisatawan yang tertarik pada kesejahteraan dan pengalaman budaya yang mendalam.
Laos menonjol dengan mencatat pertumbuhan tercepat di antara semua destinasi utama — peningkatan 97 persen dibandingkan tahun sebelumnya — menjadikannya alternatif yang menjanjikan di Asia Tenggara. Akses yang semakin mudah melalui VOA dan kekayaan budayanya membuat Laos semakin menarik bagi wisatawan India yang mencari pengalaman wisata yang lebih tenang namun tetap bernilai.
Gaurav Malik, Country Director India & Kepulauan Samudra Hindia di Agoda, mengatakan bahwa wisatawan India kini semakin selektif dalam menentukan tujuan, dengan kemudahan visa menjadi faktor penentu utama.
“Wisatawan India semakin sengaja menentukan pilihan perjalanan mereka, dan kemudahan akses visa berperan besar dalam keputusan tersebut,” kata Malik. “Laporan Agoda 2026 Travel Outlook mengungkapkan bahwa jika pembatasan visa dihapuskan, 84 persen orang India akan bepergian lebih sering, dan 91 persen menyatakan akan menjelajahi destinasi baru — tertinggi di antara negara-negara Asia lain. Minat yang meningkat pada destinasi seperti Laos dan Filipina menunjukkan selera yang berkembang terhadap perjalanan yang beragam, mendalam secara budaya, dan bebas stres.”
Hasil penelitian ini menyoroti bagaimana peraturan imigrasi yang disederhanakan, ditambah dengan peningkatan kesadaran dan konektivitas, sedang mengubah tren perjalanan internasional wisatawan India. Destinasi yang menawarkan kemudahan masuk, harga terjangkau, dan keaslian budaya kini semakin menarik minat generasi baru wisatawan yang mencari pengalaman mendalam dan bermakna.





