BerandaNewsSandiaga Bahas Potensi Kerja Sama Sport Tourism Indonesia dan Australia

Sandiaga Bahas Potensi Kerja Sama Sport Tourism Indonesia dan Australia

Published on

spot_img

Potensi sport tourism di Indonesia pada 2024 bisa mencapai Rp19 triliun. Melalui program tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu, maka diharapkan sektor ini mampu membangkitkan perekonomian nasional. Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, sport tourism juga mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru, seperti saat MotoGP Mandalika yang berhasil menciptakan 35.000-45.000 lapangan kerja.

Untuk itu, Sandiaga Uno bertemu dengan SportNXT di Melbourne, Australia, untuk membahas potensi kerja sama sport tourism kedua negara. Menurut Sandi, Australia merupakan mitra yang tepat untuk pengembangan sport tourism. Bagi Indonesia, hal itu juga sangat menguntungkan karena jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dari negeri Kanguru ke Indonesia adalah nomor dua terbanyak setelah Malaysia.

BACA JUGA:  Tepat Waktu, Kunci Perkembangan Pariwisata Indonesia

“Kesempatan ini saya tidak sia-siakan untuk bisa mempromosikan berbagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia, termasuk sport tourism kepada publik di Australia. Jika kerja sama antara Indonesia-Australia bisa lebih ditingkatkan, itu akan memperkuat kerja sama dan hubungan kedua negara,” ujarnya.

Sandiaga menambahkan, industri olahraga berkembang bukan hanya untuk mendapatkan prestasi terbaik dalam hal medali, tetapi juga dalam hal partisipasi masyarakat. Apalagi kini semakin banyak cabang olahraga berkembang skalanya bukan hanya terbatas sepak bola dan bulu tangkis, tapi basket juga berkembang pesat. Triathlon pun bergerak cepat bersamaan dengan marathon dan olahraga tradisional, seperti pencak silat.

BACA JUGA:  Wujudkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan, Kemenparekraf Ajak Wisatawan Perhatikan Jejak Karbon

“Kita memiliki masyarakat yang sangat fanatik dan selalu antusias terhadap event-event olahraga dunia seperti badminton, sepak bola, dan juga event balap motor seperti MotoGP dan WSBK,” ujarnya.

spot_img

Harga Avtur Naik, Tiket Mahal, Bali Terancam, Berharap Kemenpar Bergerak

Jakarta, Venuemagz.com — Kenaikan harga avtur global mulai menekan industri pariwisata nasional. Dampak paling...

Wisata Kuliner Baru di Gading Serpong Mulai dari Pempek Hingga Ramen

Tangerang, Venuemagz.com - Kawasan Gading Serpong khususnya di bawah pengembang Paramount selalu memberikan kejutan...

‎Kini Bisa Menginap 24 Jam di Vertu Harmoni Jakarta

Jakarta, Venuemag.com – Vertu Hotel Harmoni Jakarta menghadirkan promo "24 Hours Stay" yang memungkinkan...

BTS di JIS atau GBK? Ambisi Pramono Anung Picu Reaksi ARMY

Jakarta, Venuemagz.com - Rencana menghadirkan konser BTS di Jakarta mendadak jadi perbincangan hangat setelah...

Indonesia Menjadi Pilihan Teratas Visa on Arrival di Kalangan Wisatawan India

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia menjadi destinasi visa on arrival (VOA) paling populer bagi wisatawan...

Target Ambisius Pariwisata Indonesia pada Tahun 2026

Filipina, Venuemagz.com -Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan signifikan di sektor pariwisata pada 2026, dengan fokus...

ASEAN Menjadi Market Penting Bagi Pariwisata Indonesia

Cebu, Venuemagz.com -Dalam kegiatan Media Briefing National Tourism Organization ASEAN Tourism Forum 2026, Deputi...