BerandaNewsIndustri Tekstil dan Produk Tekstil Menjadi Andalan Ekspor Non-migas

Industri Tekstil dan Produk Tekstil Menjadi Andalan Ekspor Non-migas

Published on

spot_img

Kementerian Perdagangan mengadakan Dialog Tekstil Nasional pada 14 September 2018 di hotel Four Points, Jalan Juanda, Bandung, Jawa Barat. Acara ini merupakan kelanjutan dari dialog serupa yang diadakan di Solo pada 5 September 2018. Acara yang dihadiri Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebagai keynote speech ini mengangkat tema “Peningkatan Devisa Indonesia Melalui Produk TPT Nasional”.

Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan menyampaikan komitmen pemerintah untuk mendukung industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional sebagai tuan rumah di negeri sendiri dan menjadikannya sebagai andalan untuk ekspor non-migas. “Industri TPT merupakan industri yang terus  tumbuh dan berkembang sehingga dapat menjadi andalan devisa bagi Indonesia dengan peringkat  ketiga setelah sektor pariwisata dan kelapa sawit,” ujar Enggartiasto.

BACA JUGA:  Kemendag Tunda Seleksi Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2020

Untuk itu, pemerintah telah berupaya membuka akses dan pasar produk TPT melalui penyelesaian  berbagai perjanjian dagang dengan sejumlah negara. Pemerintah juga melakukan peningkatan ekspor  melalui percepatan perundingan dan pembukaan akses pasar ke pasar non-tradisional di kawasan  Afrika, seperti Tunisia, Maroko, dan Mozambik. Selain itu, pemerintah turut mendorong peningkatan  kerja sama ekonomi ASEAN dengan negara-negara mitra strategis, seperti Kanada, AS, dan Rusia.

BACA JUGA:  Kementerian Perdagangan Lanjutkan Kerja Sama Kemitraan UMKM di DKI Jakarta

Menurut  Enggartiasto, di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global dan adanya perang dagang antara AS dengan Cina, tentunya berpengaruh terhadap industri  TPT. Namun demikian, perang dagang tersebut juga membuka peluang pasar bagi ekspor Indonesia di pasar global.  “Indonesia sudah  seharusnya bisa memanfaatkan peluang yang ada, setidaknya mengambil hampir 38 persen atas pangsa ekspor TPT asal Cina ke AS,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Wonderful Pariwisata Indonesia Hadir di TEI 2025

Dalam acara yang dihadiri anggota API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia) dan pengusaha di industri terkait TPT juga diadakan diskusi panel dengan narasumber Mendag, Ketua Asosiasi Tekstil Indonesia Ade  Sudrajat, Anne Patricia Sutanto (Pan  Brothers), dan Iwan Setiawan Lukminto (Sritex). Dari diskusi tersebut terungkap bahwa peluang pasar untuk TPT masih menjanjikan. Bahkan, ada wacana untuk mengajak pengusaha muda untuk berinvestasi di bidang pertekstilan.

Trik Industri Hotel Jakarta Dongkrak Pendapatan di Kuartal Tiga 2026 

Jakarta, Venuemagz.com - Pasar properti dan perhotelan Indonesia kini memasuki fase pemulihan yang kian...

Mangkuluhur ARTOTEL Suites Dorong Sustainable Fashion dan Pemberdayaan UMKM

Jakarta, Venuemagz.com – Mangkuluhur ARTOTEL Suites kembali berkolaborasi dengan desainer mode Indonesia, Didiet Maulana,...

Hub Strategis Jakarta: Mangkuluhur ARTOTEL Suites Satukan Bisnis, Seni, dan Kebugaran

Jakarta, Venuemagz.com — Seiring dengan evolusi industri perhotelan mewah yang kini melampaui kemewahan konvensional,...

Konser YE Live in Jakarta Perkuat Wisata Konser di Jakarta

Harga Tiket YE Live in Jakarta 2026 Mulai Rp1,875 Juta, Ini Kategori yang Sold...

Wonderful Pariwisata Indonesia Hadir di TEI 2025

Tangerang, Venuemagz.com - Trade Expo Indonesia (TEI) tengah digelar untuk ke-40 kalinya. Pameran dagang...

TEI ke-40 Siap Digelar, Hadirkan Ribuan Peserta dan Buyer dari 106 Negara

Tangerang, Venuemagz.com - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) kembali menyelenggarakan Trade Expo Indonesia...

Lampaui Target, Potensi Transaksi TEI 2023 Tembus US$30,5 Miliar

Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) secara hybrid (offline and online) telah berakhir. TEI ke-38...