PT Pindad Luncurkan Produk Non-Militer

Wednesday, 19 September 18 Herry Drajat
Pindad

PT Pindad (Persero) meluncurkan mesin anjungan pengisi minyak goreng hygienist otomatis (AMH-o) pada 15 September 2018 di Gedung Kresna, Kantor Pusat Pindad, Bandung. Acara dihadiri oleh Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media (PISM) Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, serta puluhan perwakilan produsen minyak goreng di Indonesia.

Mesin anjungan pengisi minyak goreng hygienist otomatis (AMH-o) adalah alat bantu untuk mengukur minyak goreng yang dijual secara eceran kepada konsumen dalam tiga takaran. Cara kerja alat tersebut adalah memindahkan minyak goreng dari jeriken ukuran standar 18 liter atau 25 liter untuk dikeluarkan dalam takaran 250 ml, 500 ml, dan 1.000 ml (1 liter) sesuai dengan pembelian atau kebutuhan konsumen dan ditampung dalam sebuah wadah berupa kantong kemasan sederhana atau wadah yang dibawa oleh konsumen. Pengoperasian anjungan ini menggunakan tenaga listrik dengan konsumsi daya 60 watt atau juga bisa menggunakan baterai 12 volt dengan kuat arus 5 ampere.

Seluruh komponen dalam AMH-o telah memenuhi standar food grade sehingga minyak akan higienis. Pengoperasian AMH-o dikendalikan oleh sebuah microcomputer guna memastikan akurasi pengukuran. Microcomputer yang tertanam pada AMH-o merupakan sebuah papan layar elektronik yang dilengkapi beberapa tombol yang mudah untuk dioperasikan. Selain itu, AMH-0 juga dilengkapi dengan modul GPS yang dapat membantu produsen minyak goreng untuk memonitor lokasi unit AMH-o dan volume penjualan minyak goreng, baik secara harian, mingguan, atau bulanan.

AMH-o merupakan hasil kerja sama BUMN antara PT Pindad (Persero) dengan PT Rekayasa Engineering yang merupakan anak perusahaan PT Rekayasa lndustri (Rekind), yang bergerak di bidang engineering services. Peluncuran ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU di bidang produksi dan penjualan yang telah dilaksanakan pada 16 Agustus 2018.  Konsep desain awal AMH-o dibuat oleh RE dan disempurnakan oleh Pindad yang berpengalaman dalam membuat peralatan non-militer melalui Direktorat Bisnis Industrial.

Abraham Mose, Direktur Utama PT Pindad, mengatakan, sinergi ini dapat bermanfaat membantu pemerintah untuk memasarkan minyak secara higienis dan bermanfaat bagi masyarakat. “Sinergi ini merupakan tonggak sejarah untuk bisa menghasilkan produk yang bisa membantu pemerintah bagaimana membuat anjungan minyak higienis dan banyak benefitnya, terutama untuk masyarakat. Ini merupakan kerja sama yang baik,” ujar Abraham.

Saat ini Pindad tidak hanya membuat produk peralatan militer, tapi juga memproduksi berbagai barang untuk keperluan sipil, di antaranya alat berat seperti ekskavator, alat mesin pertanian, alat peralatan kapal laut, sarana prasarana kereta api, generator, motor listrik, serta produk tempa dan cor yang di bawah naungan Direktorat Bisnis Industrial.