HomeNewsJateng Fokus Pembangunan Infrastruktur Pariwisata

Jateng Fokus Pembangunan Infrastruktur Pariwisata

Published on

spot_img

Dalam dua tahun terakhir provinsi Jawa Tengah terus meningkatkan pembangunan infrastruktur. Pada 2016 ini, fokus pembangunan infrastruktur diarahkan untuk menunjang industri pariwisata. Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah mencanangkan 2016 sebagai tahun infrastruktur pariwisata.

Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Tengah dari sektor pariwisata. Ganjar menjanjikan, jalan menuju ke berbagai destinasi wisata di Jawa Tengah akan diperbaiki untuk menciptakan konektivitas antar-destinasi. Dengan demikian, wisatawan dapat makin lama bertahan di Jawa Tengah karena makin banyak destinasi yang dapat dinikmati.

BACA JUGA:  Canon EOS M50, Kamera Mirrorless dengan Kemampuan Merekam Video 4K

Selain membangun infrastruktur, Provinsi Jawa Tengah juga menggalang kerja sama di bidang pariwisata dengan pemerintah Belanda untuk mempromosikan wisata Jawa Tengah. Gambar-gambar Candi Borobudur sudah mulai menghiasi trem-trem di Rotterdam, Amsterdam, dan beberapa kota besar lainnya. Peningkatan kunjungan wisatawan Belanda ini mendorong Pemprov Jawa Tengah menawarkan paket wisata minat khusus, seperti trekking Merapi, tur ke Dieng, dan living in Karimunjawa.

Destinasi wisata JawaTengah juga bertambah dengan kehadiran Kebun Raya Baturraden yang dilansir pada 19 Desember 2015 lalu. Kebun raya yang terletak di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Banyumas, tersebut diharapkan mampu menjadi obyek wisata andalan yang baru. Dari segi luas lahan, Kebun Raya Baturraden memiliki luas 143,5 hektare, hanya kalah dari Kebun Raya Bedugul Bali yang memiliki luas 159,4 hektare. Kebun Raya Bogor pun luasnya hanya 120 hektare, dan Kebun Raya Purwodadi di Jawa Timur hanya 85 hektare.

BACA JUGA:  Kabupaten Kepulauan Selayar Luncurkan 12 Event Utama di 2018

Menurut Ganjar, sarana transportasi menuju obyek wisata merupakan bagian penting yang harus segera dibereskan. Ia menginginkan adanya sambungan jalur kereta di daerah wisata, penyelesaian segera Jalan Tol Semarang-Solo dan Tol Jawa. Sementara itu, Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang akan rampung pada 2017, yang memungkinkan pesawat berbadan lebar dari berbagai negara bisa langsung mendarat di Semarang.

BACA JUGA:  Pinisi Kenzo, Alternatif Wisata Baru di Danau Toba

Pemprov Jawa Tengah menargetkan kunjungan wisata 26,42 juta orang, terdiri dari 26 juta wisatawan nusantara dan 420.000 wisatawan mancanegara.

Penulis: Ludhy Cahyana

Singapura Targetkan Pertumbuhan Berkualitas Hingga 2040

Filipina, Venuemagz.com – Singapura menyambut 16,9 juta wisatawan internasional sepanjang tahun 2025, atau naik...

Lorin Hotels Group Perkuat Sinergi, Umumkan Ekspansi Properti Baru di Jakarta dan Bogor

Jakarta, Venuemagz.com - Lorin Hotels Group kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu operator hotel...

Hotel Santika Banyuwangi Hadirkan KURMA, Paket Buka Puasa Bertema East Street Food

Banyuwangi, Venuemagz.com – Menyambut bulan suci Ramadhan 2026, Hotel Santika Banyuwangi kembali menghadirkan program...

The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel Bersihkan Area Pantai Segara Ayu

Bali, Venuemagz.com — Untuk menunjukkan komitmen bersama terhadap keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial,...

Singapura Targetkan Pertumbuhan Berkualitas Hingga 2040

Filipina, Venuemagz.com – Singapura menyambut 16,9 juta wisatawan internasional sepanjang tahun 2025, atau naik...

Lorin Hotels Group Perkuat Sinergi, Umumkan Ekspansi Properti Baru di Jakarta dan Bogor

Jakarta, Venuemagz.com - Lorin Hotels Group kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu operator hotel...

Hotel Santika Banyuwangi Hadirkan KURMA, Paket Buka Puasa Bertema East Street Food

Banyuwangi, Venuemagz.com – Menyambut bulan suci Ramadhan 2026, Hotel Santika Banyuwangi kembali menghadirkan program...