Jakarta, Venuemagz.com – Dunia pariwisata dan mode sering kali berjalan beriringan sebagai jembatan budaya. Salah satu pembuktiannya adalah dengan hadirnya koleksi terbaru dari Buttonscarves yang berkolaborasi bersama ikon mode asal Eropa berbasis di Jerman, Alexandra Lapp.
Buttonscarves merupakan jenama asal Asia Tenggara yang memiliki jangkauan global dan terus berkembang hingga sekarang. Kolaborasi bersama Alexandra menjadi langkah penting bagi Buttonscarves dalam membawa identitas Asia Tenggara ke ranah yang lebih luas, melampaui batas wilayah.
Alexandra sendiri dikenal dengan gaya berpakaian yang polished, effortless, dan selalu terlihat elegan. Ia memadukan elemen klasik dengan sentuhan modern, menciptakan gaya yang terasa relevan dan mudah diterima oleh wanita dari berbagai latar belakang dan gaya personal.
Cara Alexandra memandang gaya berpakaian sejalan dengan visi Buttonscarves dalam menciptakan pieces yang timeless, versatile, dan mudah dikenakan dalam keseharian. Keduanya menghadirkan koleksi yang mempertemukan berbagai perspektif, di mana craftsmanship khas Asia Tenggara bertemu dengan sentuhan gaya Eropa yang terasa dekat dengan cara wanita modern berpakaian saat ini.
Koleksi Buttonscarves x Alexandra Lapp

Kolaborasi keduanya menghadirkan rangkaian produk yang mencerminkan signature aesthetic Alexandra. Konsep tersebut dihadirkan melalui motif yang dirancang dengan detail dan tampilan yang elegan.
Koleksi ini terdiri dari scarf berbahan 100 persen silk yang halus dengan kilau lembut. Ada juga bahan dari premium voile yang ringan dan nyaman untuk digunakan sehari-hari.
Scarf dalam koleksi ini tidak hanya digunakan sebagai penutup kepala, tetapi juga dapat dijadikan sebagai aksesori styling di berbagai penampilan. Hal ini membuka lebih banyak kemungkinan, menjadikan setiap piece terasa fleksibel dan relevan untuk berbagai lifestyle.
Melengkapi koleksi ini, Buttonscarves dan Alexandra Lapp juga merilis Alexandra Bag dengan siluet yang timeless. Tas terbuat dari pebble leather yang dilengkapi dengan detail ikonik gold “B” hardware. Tas ini juga dilengkapi dengan strap yang dapat dilepas sehingga dapat digunakan sebagai handbag maupun sling bag.
Lebih dari sekadar koleksi, kolaborasi ini membawa pendekatan baru dalam melihat gaya. Meskipun Buttonscarves berakar dari modest fashion, koleksi ini dirancang agar dapat dikenakan oleh siapa pun, dengan cara yang terasa personal.
CEO Buttonscarves Linda Anggrea mengatakan bahwa representasi gaya dari Alexander yang timeless namun tetap relevan, sejalan dengan yang dihadirkan oleh Buttonscarves. Oleh sebabnya, kolaborasi ini menjadi sebuah langkah penting bagi mereknya agar dapat lebih masuk ke ruang yang lebih besar secara global.
“Lebih dari sekadar kolaborasi, ini adalah tentang mempertemukan perspektif dan menghadirkan sesuatu yang terasa relevan bagi audiens yang lebih luas,” ujar Linda.





