BerandaNewsJumlah Pendaftar Sertifikasi CHSE di Kemenparekraf Meningkat

Jumlah Pendaftar Sertifikasi CHSE di Kemenparekraf Meningkat

Published on

spot_img
spot_img

Berada di situasi pandemi COVID-19, menyadarkan setiap orang untuk hidup lebih sehat dari biasanya. Masyarakat kini mulai rajin berolahraga dan juga menjalani pola hidup sehat demi menjaga kebugaran tubuh saat berada di kondisi saat ini.

Hal serupa juga dilakukan oleh para pelaku usaha khususnya yang bergerak di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Saat ini, pelaku parekraf tengah gencar mendaftarkan usahanya untuk mendapatkan sertifikasi Cleanlinees, Health, Safety, dan Enviromental Sustainability (CHSE) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

BACA JUGA:  Thailand Mengincar Event Berskala Besar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan bahwa beberapa pekan terakhir ini antusiasme industri untuk mendapatkan sertifikasi CHSE semakin meningkat. Dia menjelaskan, pada pekan keempat Juli 2021, jumlah pendaftar sertifikasi CHSE sudah mencapai 4.771.

“Dari data tersebut terlihat bahwa semua pihak sadar akan penerapan CHSE karena hal tersebut yang harus benar-benar diperhatikan di era adaptasi kebiasaan baru,” ungkap Sandiaga.

BACA JUGA:  Indonesia Turun dengan Kekuatan Terbaik di WTM London

Dengan ini, Sandiaga, berharap agar sertifikasi CHSE dapat menjadi standar emas dalam pelaksanaan pelayanan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Untuk itu, Sandiaga, mendorong pelaku parekraf lainnya mendaftarkan usahanya agar dapat memperoleh sertifikasi CHSE.

Dalam hal ini, Kemenparekraf, menargetkan akan ada 8.000 pelaku parekraf yang mendapatkan sertifikasi CHSE tersebut. Untuk mempercepat target tersebut, Sandiaga, akan menggandeng berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah hingga pihak swasta.

BACA JUGA:  Oktober Akan Menjadi Hari MICE

Menurutnya, sertifikasi ini akan membantu pelaku parekraf dalam menjalankan usahanya saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selesai. Dia berharap seluruh aspek CHSE yang terdapat dalam sertifikat tersebut dapat dijalankan dengan totalitas oleh pelaku parekraf.

“Saya juga menyarankan agar para konsumen juga dapat memilih destinasi, sentra ekonomi kreatif, atau usaha lainnya yang sudah memiliki sertifikasi CHSE,” ucapnya lagi.

spot_img

ICC Sydney Luncurkan Quiet Room untuk Dukung Aksesibilitas dan Inklusi

Sydney, Venuemagz.com -- International Convention Centre Sydney (ICC Sydney), yang dikelola oleh Legends Global,...

Dubai Beri Penghargaan kepada 237 Hotel dalam Program Dubai Sustainable Tourism Stamp 2026

DUBAI, Venuemagz.com – Dubai Department of Economy and Tourism (DET) memberikan penghargaan kepada 237...

Efisiensi Fiskal Menekan, Hotel di Jakarta Transformasi Sebagai Destinasi Lifestyle 

Jakarta, Venuemagz.com - Selama ini, bisnis perhotelan di Jakarta sangat bergantung pada acara pemerintahan...

Hotel Jakarta dan Bali Masuki Model Bisnis Baru, Geser Fokus Okupansi ke Pengalaman Berkualitas

Jakarta, Venuemagz.com - Industri perhotelan di Indonesia kini tengah memasuki fase pertumbuhan baru. Berdasarkan...

ICC Sydney Luncurkan Quiet Room untuk Dukung Aksesibilitas dan Inklusi

Sydney, Venuemagz.com -- International Convention Centre Sydney (ICC Sydney), yang dikelola oleh Legends Global,...

Dubai Beri Penghargaan kepada 237 Hotel dalam Program Dubai Sustainable Tourism Stamp 2026

DUBAI, Venuemagz.com – Dubai Department of Economy and Tourism (DET) memberikan penghargaan kepada 237...

Efisiensi Fiskal Menekan, Hotel di Jakarta Transformasi Sebagai Destinasi Lifestyle 

Jakarta, Venuemagz.com - Selama ini, bisnis perhotelan di Jakarta sangat bergantung pada acara pemerintahan...