BerandaNewsKemenpar Bangun MoU dengan 11 Co-Branding Partners

Kemenpar Bangun MoU dengan 11 Co-Branding Partners

Published on

spot_img

Kementerian Pariwisata kembali melakukan penandatanganan MoU dengan 11 Co-Branding Partners untuk program Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Penandatanganan yang dilakukan di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata tersebut dilakukan dengan Bali Bird Park, Mandiri e Money, Tauzia Hotel, Mustika Ratu, Centro Keramik, Hotel Tugu, Mixagrip, Bango, Trans Jakarta, Damri, dan Orchid Forest Cikole.

Priyantono Rudito, Ketua Tim Co-Branding Kementerian Pariwisata, mengatakan, sebelumnya Kementerian Pariwisata telah bekerja sama dengan 119 brands dari berbagai kategori produk, seperti Fast Moving Consumer Goods (FMCG), perbankan, kuliner, digital, hingga selebritis endorser. Priyantono menjelaskan, penandatanganan MoU ini merupakan gerbang masuk dari kerja sama berkelanjutan antara Kemenpar dan Co-Branding Partners untuk membangun komitmen bersama yang akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

BACA JUGA:  Mozilla Luncurkan Firefox Lite untuk Wisatawan Milenial

Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan awareness terhadap brand Wonderful Indonesia sehingga akan membantu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara. Harapannya, kolaborasi ini dapat mendorong pencapaian target 20 juta kunjungan wisman pada 2019. “Kerja sama co-branding ini merupakan implementasi dari spirit Indonesia Incorporated di mana terjadi sinergi cantik antara pemerintah dan swasta dalam memajukan pariwisata Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara mengatakan, kerja sama Kementerian Pariwisata melalui brand Wonderful Indonesia dengan co-branding partner merupakan sinergi simbiosis mutualisme yang akan memberi manfaat pada kedua belah pihak.

BACA JUGA:  Bali Dulu, Jakarta dan Surabaya Belakangan

Brand Wonderful Indonesia memiliki posisi tawar tinggi di dunia dengan peringkat 47 dalam Country Branding Index, jauh mengungguli Malaysia dan Thailand. Maka dengan melakukan co-branding kita melakukan efisiensi anggaran, cocreation, dan meningkatkan exposure masing-masing brand,” ujar Ukus.

Inisiatif cobranding partnership ini dilakukan Kemenpar untuk mencapai tiga tujuan strategis. Pertama, untuk semakin mendongkrak brand equity dari Wonderful Indonesia di pasar global, dan brand Pesona Indonesia di pasar domestik dalam menopang terwujudnya sektor pariwisata sebagai core economy Indonesia. Dengan cobranding partnership diharapkan terjadi sinergi dan leverage effect untuk mendongkrak value kedua brand.

Kedua, mengembangkan penetrasi pasar dan memperluas exposure brand WI/PI dengan memanfaatkan market network yang dimiliki oleh brand/perusahaan baik di pasar domestik maupun global. Melalui co-branding partnership ini diharapkan brand WI/PI dan brand/perusahaan dapat saling memanfaatkan customer base masing-masing.

BACA JUGA:  Tekad Simalungun Masukkan Kain Ulos ke UNESCO

Ketiga, dengan cobranding partnership akan terwujud sharing resources antara kedua brand. Cobranding akan menghasilkan penghematan biaya promosi yang substansial karena dengan berpartner maka biaya promosi akan ditanggung secara bersama.

Penulis: Erwin Gumilar

spot_img
spot_img

Ini Layanan Publik Pemprov DKI Jakarta yang Hadir di Jakarta Fair 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tengah digelar di Jakarta International Expo...

Pekan Raya Grogol 2026 Siap Digelar di Aston Kartika Grogol

Jakarta, Venuemagz.com – Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center berkolaborasi dengan Pemerintah Kota...

Teknologi Mengubah Cara Memilih Destinasi, Kepercayaan Tetap Menjadi Kunci

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah wajah industri pariwisata global, termasuk di Indonesia....

Wisata Medis di Malaysia Masih Menjadi Favorit Warga Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com -- Indonesia masih menjadi pasar utama bagi sektor wisata medis Malaysia. Hal...