Kemenparekraf dan ATI Hadirkan Toilet Standar Bintang 5 di Pantai Kuta Bali

Monday, 18 October 21 Bonita Ningsih

Pemerintah Indonesia secara resmi telah membuka penerbangan internasional ke Bali pada 14 Oktober 2021. Bersamaan dengan hal tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyerahkan pilot project revitalisasi toilet di Pantai Kuta Bali kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Badung.

Penyerahan dilakukan oleh Deputi Bidang Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, kepada Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Putu Yuyun Hanura Eny. Penyerahan ini menandakan bahwa pengerjaannya telah selesai dan siap dimanfaatkan oleh para pengunjung yang berwisata ke Pantai Kuta, Bali. 

Kegiatan revitalisasi toilet menjadi salah satu bentuk gerak cepat dan gerak bersama Kemenparekraf dengan Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) dan Industri Sanitasi. Program ini pertama kali diluncurkan oleh Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno pada 17 Maret 2021.

BACA JUGA:   Karl Lagerfeld Masuki Bisnis Perhotelan

Program ini revitalisasi toilet dilakukan untuk menghadirkan fasilitas yang nyaman saat seseorang berkunjung ke tempat wisata. Selain itu, program ini juga sekaligus memenuhi unsur kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlangsungan lingkungan yang menjadi perhatian utama selama pandemi.

Vinsensius menjelaskan bahwa ranking TTCI (Travel and Tourism Competitiveness Index) Indonesia berada di urutan 102 dari 140 negara dalam aspek health and hygiene. Oleh karenanya, program revitalisasi toilet di destinasi wisata dinilai tepat sasaran dan tepat manfaat.

Dengan demikian, mulai tahun ini Pelatihan Pengelolaan Toilet di Destinasi sudah masuk dalam menu DAK (Dana Alokasi Khusus) Non Fisik Pariwisata. Harapannya adalah agar toilet yang ada di destinasi tidak lagi terkesan kumuh dan kotor.

BACA JUGA:   Akhirnya, Struktur Baru Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Diumumkan

“Apa yang sudah kita bangun dan kolaboraksi akan terus berkelanjutan. Saya harap pihak industri serta pemda dapat bekerja sama untuk mewujudkan toilet bersih kualitas hotel bintang lima di tiap destinasi,” ujar Vinsensius.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa, mengapresiasi dan berterima kasih atas komitmen Kemenparekraf dalam mendukung bangkitnya pariwisata Bali. Pemerintah Provinsi Bali dan para pengelola Pantai Kuta juga berkomitmen untuk menjaga toilet hasil revitalisasi Kemenparekraf.

Tenaga Ahli Utama Bidang Pariwisata dan Investasi Kantor Staf Presiden (KSP), Albertien Enang Pirade, mengungkapkan dipilihnya Pantai Kuta sebagai lokasi uji coba revitalisasi toilet karena melihat track record dari daerah tersebut. Ia menilai, saat ini Bali masih menjadi barometer pariwisata yang ada di Indonesia

BACA JUGA:   Jelang MotoGP Mandalika, Kemenparekraf Tentukan Batas Tarif Akomodasi dan Transportasi 

“Oleh karenanya kami memastikan KSP hadir untuk pembukaan kembali Bali, khususnya bagi wisatawan mancanegara agar dapat berjalan lancar,” ucap Albert.

Wakil Ketua Asosiasi Toilet Indonesia (ATI), Nani Sumaryati Firmansyah, menambahkan bahwa toilet bersih merupakan sebuah cerminan bagi budaya bangsa. Oleh sebab itu, ATI dan industri terkait siap bekerja sama dengan Kemenparekraf untuk menghadirkan toilet bersih di berbagai destinasi lainnya.