Toilet Wisata yang Bersih dan Ramah Disabilitas Hadir di Lembah Indah Kabupaten Malang

Monday, 18 October 21 Bonita Ningsih

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berkomitmen untuk menjalankan program revitalisasi toilet di destinasi wisata Indonesia. Hal ini diwujudkan dengan diresmikannya toilet wisata di Lembah Indah, Kabupaten Malang oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno beberapa waktu lalu.

Sandiaga mengatakan bahwa revitalisasi toilet wisata bertujuan untuk memberi kenyamanan pada wisatawan. Kelayakan dan kebersihan toilet di tiap destinasi wisata merupakan salah satu unsur penting bagi wisatawan, terutama di era kenormalan baru. Faktor-faktor seperti kebersihan, kesehatan, keamanan, dan keberlangsungan lingkungan akan menjadi hal utama yang diperhatikan oleh wisatawan.

BACA JUGA:   Gunung Rinjani Dibuka Lagi, Pariwisata di NTB Bangkit

“Saya sangat bahagia dan tersentuh karena program yang sudah kita jalankan dari awal tahun akhirnya terwujud. Keberhasilan ini juga atas bantuan dari Satgas Toilet Indonesia yang membantu pemerintah untuk bermitra bersama dunia usaha,” kata Sandiaga.

Semua toilet yang akan direvitalisasi harus memenuhi standar toilet nasional dan juga memiliki desain yang bagus. Toilet di destinasi wisata juga harus menerapkan CHSE/K4 (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan) agar memberikan rasa nyaman bagi wisatawan.

“Tujuannya agar meningkatkan citra destinasi wisata yang berkualitas sehingga mempengaruhi peningkatan kunjungan wisatawan,” ucap Sandiaga lagi.

BACA JUGA:   Jakarta-Tokyo Narita, Rute Terbaru AirAsia X Indonesia

Sandiaga juga memberikan apresiasi tambahan karena Lembah Indah mampu menghadirkan toilet yang ramah disabilitas. Hal ini telah sesuai dengan Undang-undang No 8 tahun 2016 yaitu akses infrastruktur yang berkeadilan harus diterapkan untuk para pelaku parekraf dan wisatawan khususnya penyandang disabilitas.

“Untuk disabilitas ini dirancang memang lebih luas agar mobilitas penyandang disabilitas ini terakomodasi, terutama mereka pada saat untuk menggunakan fasilitas mandi,” ujarnya.

Ke depannya, Sandiaga, berharap agar masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam mewujudkan toilet yang bersih dan higienis. Selain bagian dari pedoman CHSE Kemenparekraf, kebersihan merupakan bagian dari iman.

BACA JUGA:   AirAsia Menuntut Ganti Rugi Rp1,5 triliun

“Untuk pembangunan toilet bersih di Lembah Indah ini, saya dan Pak Bupati tidak mengeluarkan dana sepeserpun. Ini semua dikeluarkan teman-teman stakeholder yang ikut berkolaborasi,” dia menambahkan.