BerandaNewsKLHK Luncurkan Aplikasi Wisata Alam Indonesia

KLHK Luncurkan Aplikasi Wisata Alam Indonesia

Published on

spot_img

Bertepatan dengan pelaksanaan acara Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam Indonesia pada 6 Juli 2018 di Siwa Mandala Candi Prambanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktur Jenderal KSDAE (Konservasi Sumber Daya Alam & Ekosistem) Wiratno meluncurkan aplikasi ekowisata bernama Wisata Alam Indonesia. Aplikasi ini untuk sementara baru tersedia untuk ponsel dengan sistem operasi Android.

Aplikasi Wisata Alam Indonesia diluncurkan untuk mempermudah masyarakat menemukan informasi yang tepat dan akurat mengenai 54 Taman Nasional dan 118 Taman Wisata Alam yang tersebar di seluruh Indonesia. Aplikasi Wisata Alam Indonesia menyediakan beberapa menu pilihan, antara lain peta wisata alam, agenda tahunan, taman nasional, taman wisata alam, galeri foto, video, pengaduan masyarakat, dan etika berkegiatan di alam bebas. Dengan aplikasi ini, masyarakat juga dapat merencanakan kunjungannya melalui aplikasi tiket elektronik wisata konservasi yang melengkapi informasi beberapa taman nasional.

BACA JUGA:  Lion Air Buka Penerbangan Charter Korea ke Batam

Wiratno menyampaikan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat, dari tahun 2012 jumlah wisatawan nusantara yang berkunjung ke taman nasional dan taman wisata alam naik dari 4,32 juta orang menjadi 7,29 juta orang pada 2016. Selama 2012-2016, rata-rata jumlah wisatawan ke kawasan konservasi mencapai 5,3 juta orang per tahun, yang tersebar di Taman Nasional dan Taman Wisata Alam. Mayoritas wisatawan nusantara memilih untuk berkunjung ke Taman Wisata Alam, sedangkan Taman Nasional lebih banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.

BACA JUGA:  Asia Akan Menjadi Pasar Terbesar Bagi Industri Pelayaran Dunia

Selain meluncurkan aplikasi Wisata Alam Indonesia, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam & Ekosistem juga meluncurkan jingle berjudul “Ayo ke Taman Nasional” untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar menjadi pengunjung yang bertanggung jawab dan turut berpartisipasi dalam menjaga kawasan konservasi, karena wisata alam bukan wisata biasa. Dengan berwisata alam, kita mendapatkan energi yang menyehatkan jiwa raga sekaligus menjaga kelestarian alam.

BACA JUGA:  Apa Itu Asuransi Online dan Hal-Hal Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Memilihnya

Penulis: Nurhayati

spot_img
spot_img

Ini Layanan Publik Pemprov DKI Jakarta yang Hadir di Jakarta Fair 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tengah digelar di Jakarta International Expo...

Pekan Raya Grogol 2026 Siap Digelar di Aston Kartika Grogol

Jakarta, Venuemagz.com – Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center berkolaborasi dengan Pemerintah Kota...

Teknologi Mengubah Cara Memilih Destinasi, Kepercayaan Tetap Menjadi Kunci

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah wajah industri pariwisata global, termasuk di Indonesia....

Wisata Medis di Malaysia Masih Menjadi Favorit Warga Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com -- Indonesia masih menjadi pasar utama bagi sektor wisata medis Malaysia. Hal...