BerandaEventKMTM: Upaya Korea Menjadi Destinasi Medical Tourism

KMTM: Upaya Korea Menjadi Destinasi Medical Tourism

Published on

spot_img
spot_img

Korean Medical Tourism Mart (KMTM) diselenggarakan secara virtual di Jakarta pada akhir Juni lalu. Kegiatan tersebut merupakan upaya memperkenalkan Korea Selatan sebagai destinasi tujuan wisata medis dan kecantikan.

Dalam pelaksanaan KMTM 2021, TTC Indonesia selaku penyelenggara acara menghadirkan enam buyer yang terdiri dari enam Rumah Sakit di Korea untuk bertemu dengan para seller di Indonesia. Keenam buyer itu terdiri  dari Rumah Sakit Bedah Plastik Banobagi, Jaseng Hospital of Korean Medicine, Samsung Medical Center, Wooridul, Yonsei University Severance Hospital, Bedah Plastik View. Pada kesempatan itu, masing-masing buyer melakukan virtual tour untuk memperkenalkan fasilitas dan pelayanannya kepada para seller.  

BACA JUGA:  Perdana! Kolaborasi KTO dan Buttonscarves untuk Promosikan Pariwisata Ramah Muslim

Saat ini, pamor Korea Selatan sebagai destinasi wisata medis memang merangkak naik, dan mampu menyaingi Malaysia yang telah lebih dahulu bermain di ceruk pasar ini.

Berdasarkan data dari KHIDI (Korea Health Industry Development Institute), pada 2019 jumlah WNI yang datang untuk berobat Korea mencapai 1,1 persen atau sekitar 5.472 wisatawan dari total 497,464 wisatawan medis yang berkunjung ke Korea.

BACA JUGA:  Indonesia Experiential Learning Conference 2026 Hadirkan Delapan Pembicara dengan Arah yang Sama

Untuk menyasar ceruk bisnis ini, pemerintah Korea memberikan beberapa insentif kepada wisatawan. Misalnya, bagi wisatawan medis yang melakukan operasi kecantikan di klinik kecantikan Korea yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan dengan biaya perawatan minimal 30,000 KRW akan mendapat tax refund.

Kemudian dari Korea Tourism Organization (KTO) bisa mengatur tur keliling kota dengan menyediakan transportasi, rute destinasi, pemandu wisata, dan sebagainya. Hanya saja untuk mengakses tur ini, pasien bisa mengajukannya melalui institusi medis tempat dirinya berobat. Namun, beberapa institusi medis juga menyediakan beberapa insentif yang bisa dicek di institusi masing-masing. Peraturan tentang tax refund dan tur dari KTO untuk sementara tidak berlaku selama pandemic, kebijakan itu dapat berubah apabila kondisi pandemi mulai membaik.

spot_img

Turis China Tumbuh Pesat ke Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com – Platform perjalanan digital Agoda merilis informasi terbaru mengenai tren perjalanan ke...

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan LUME, Destinasi Baru Asian Fusion Dining di Jakarta Selatan

Jakarta, Venuemagz.com -- Swiss-Belresidences Kalibata memperkenalkan fasilitas terbarunya yang diberi nama LUME, destinasi kuliner...

The Green Peak ARTOTEL Curated Hadirkan Harmoni Alam dan Kenyamanan Modern 

Bogor, Venuemagz.com - Kawasan Puncak, Bogor, selalu memiliki magnet tersendiri bagi warga ibu kota...

Perdana! Kolaborasi KTO dan Buttonscarves untuk Promosikan Pariwisata Ramah Muslim

Jakarta, Venuemagz.com – Korea terus menggalakan wisata ramah musim bagi wisatawan mancanegara khususnya Indonesia....

Perkuat Wisata Medis, KTO Kembali Hadirkan Korea Health & Wellness Mart 2025 

Korea Tourism Organization (KTO) kembali menyelenggarakan Korea Health & Wellness Mart 2025 untuk ketiga...

Lebih dari 300 Ribu Wisatawan Indonesia Berkunjung ke Korea Sepanjang 2024

Korea Tourism Organization (KTO) mengumumkan jumlah wisatawan asal Indonesia yang berkunjung ke Korea telah...