KTO Jakarta Gelar Serangkaian Acara Promosikan Pariwisata Korea

Friday, 11 December 20 Bonita Ningsih
KTO Jakarta

Pandemi COVID-19 membuat kegiatan berwisata domestik dan internasional menjadi hiatus di tahun 2020 ini. Meski demikian, Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta tetap menjaga eksistensinya sebagai bagian dari harapan dan semangat masyarakat Indonesia dalam menghadapi permasalahan yang ada di tahun ini.

KTO Jakarta merupakan perwakilan negara Korea Selatan yang memiliki tujuan untuk mempromosikan pariwisata Korea kepada masyarakat Indonesia. Selama tiga tahun terakhir, KTO Jakarta menggunakan brand #AkudanKorea sebagai payung untuk berbagai kegiatan promosi dan kampanye di Indonesia. Beragam kegiatan telah dilakukan oleh KTO Jakarta melalui offline maupun online.

Namun, di masa pandemi ini, KTO Jakarta lebih aktif menggelar kegiatan dan program online untuk menghibur masyarakat Indonesia yang di rumah saja. Kegiatan online ini juga dilakukan sebagai pengingat bahwa Korea dan Indonesia berjuang bersama untuk tetap kuat dan sehat.

Semangat tersebut dimulai sejak Juli 2020 dengan merilis buku panduan berwisata ke Korea bertajuk “Liburan #KeKoreaAja yuk!” yang isinya sudah disesuaikan dengan minat dan gaya wisatawan Indonesia. Buku panduan ini dirilis dalam bentuk e-book dan dapat diunduh secara gratis di laman website KTO Jakarta.

BACA JUGA:   Tiket.com Luncurkan Tiket CLEAN

Peluncuran buku panduan tersebut juga disusul dengan rilisnya komik petualangan maskot KTO Jakarta, yaitu Riko dan Sela. Komik tersebut menceritakan keseruan perjalanan Riko dan Sela saat mengunjungi tempat-tempat ikonik dan hidden gems di Korea Selatan. Cerita petualangan Riko dan Sela dapat diakses melalui akun instagram @ktoid dan website KTO Jakarta.

Selanjutnya, pada September 2020, KTO juga memiliki keluarga maskot baru, yakni Kingdom Friends yang terdiri dari Hojong, Mugo, dan Kawoo. Hojong adalah seekor harimau dan mewakili raja dari dinasti Joseon yang datang ke Korea modern dan kemudian terkenal. Sedangkan, Mugo dan Kawoo merupakan penjaga dan pendamping Hojong yang berupa beruang dan murai.

Pada Oktober 2020, KTO Jakarta menggelar acara Muslim Friendly Korea Festival (MFKF) secara daring dengan tema “Cinta Bersemi di Musim Gugur”. Berbagai rangkaian acara telah disajikan di acara ini, seperti webinar, melakukan video kampanye pariwisata Korea melalui media sosial, hingga menayangkan Virtual Gastronomic Journey #KeKoreaAja yang berisikan makanan khas Korea. Penyelenggaraan MFKF 2020 juga sebagai perayaan Bulan Korea atau Korea Month, yang diselenggarakan oleh Kedutaan Republik Korea untuk Indonesia.

BACA JUGA:   Kemenparekraf Siapkan Hotel Untuk Tenaga Kesehatan Selama PPKM Darurat

Kemudian, pada November 2020 lalu, KTO Jakarta mulai mempromosikan wisata wellness Korea melalui kegiatan online dan offline. Beberapa kegiatan yang telah diselenggarakan di antaranya ialah Korea Wellness dan Medical Challenge melalui akun Instagram KTO Jakarta dan melakukan seminar di beberapa kota besar Indonesia seperti Surabaya dan Semarang.

Wisata wellness akan terus dipromosikan karena telah menjadi tema utama saat berwisata ke Korea di tahun 2020 dan beberapa tahun ke depan. Destinasi wisata wellness diperkirakan akan menjadi tren wisata selanjutnya karena wisatawan mulai mencari keseimbangan antara kepuasan dan kesehatan fisik maupun mental ketika berwisata.

Sebagai penutup tahun 2020, KTO Jakarta mengadakan private gathering bersama media dan influencer dengan tema #AkudanKorea. Dalam acara ini, KTO Jakarta ingin memberikan informasi terkini mengenai aktivitas promosi yang telah dan akan dilakukan setelah pandemi. KTO Jakarta juga akan merilis akun Tik Tok resmi yang dibuat bersama KCC Indonesia. Platform ini dibuat sebagai salah satu bentuk promosi budaya dan pariwisata Korea di Indonesia.

BACA JUGA:   Borobudur Travel Mart and Expo 2016 Diikuti Tujuh Negara

Park Tae-Sung, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, mengatakan bahwa Korean Wave telah menjadi fenomena budaya di Indonesia. Hal ini terbukti dengan banyaknya orang Indonesia yang menyukai K-Pop, K-Drama, dan K-Food. Sedangkan, banyak orang Korea yang tertarik dengan budaya Indonesia, seperti batik, nasi goreng, dan lainnya.

Menurutnya, saling mencintai budaya merupakan aset masa depan yang berharga bagi Korea dan Indonesia untuk lebih memahami satu sama lainnya. Apalagi, transformasi digital memungkinkan generasi muda kedua negara untuk berkomunikasi lebih mudah dan lebih bersahabat.

“Harapan saya adalah agar kedua warga negara dapat mengunjungi pulau indah satu sama lainnya ketika pandemi COVID-19 berakhir. Kalau di Korea kita memiliki pulau Jeju yang wajib dikunjungi, sedangkan di Indonesia ada Bali,” ungkap Park Tae-Sung.