Jakarta, Venuemagz.com — PT Dyandra Media International Tbk. (Dyandra) mencatatkan pendapatan sebesar Rp780,8 miliar pada semester I 2026, atau meningkat 17 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya. Selain itu, Dyandra juga membukukan laba bersih sebesar Rp42,7 miliar, atau meningkat 122 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp19,2 miliar.
perusahaan induk (holding) dengan kode saham DYAN yang bergerak di industri Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE) hari ini (29/7) merilis Laporan Keuangan semester I tahun 2026.
Daswar Marpaung, Direktur Utama PT Dyandra Media International Tbk., mengatakan, peningkatan pendapatan dan profitabilitas ini merupakan wujud nyata dari keberhasilan inovasi serta eksekusi strategi bisnis yang telah manajemen terapkan. Perseroan terus berkomitmen untuk memperkuat portofolio IP Event, meningkatkan kualitas layanan di seluruh lini bisnis, serta memperluas kolaborasi strategis guna menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Seiring dengan meningkatnya aktivitas operasional di berbagai lini bisnis, Dyandra juga mencatatkan Operating Profit sebesar Rp60,2 miliar atau meningkat 93 persen dibandingkan semester I-2025 sebesar Rp31,2 miliar. Sementara itu, EBITDA meningkat 37 persen menjadi Rp 99,9 miliar dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya sebesar Rp72,7 miliar.
Kontributor pendapatan terbesar masih berasal dari segmen Event & Exhibition Organizer melalui PT Dyandra Promosindo beserta anak usaha yang membukukan pendapatan sebesar Rp703 miliar atau sekitar 90% dari total pendapatan konsolidasi.
Selanjutnya disusul oleh segmen Convention & Exhibition Hall melalui PT Nusa Dua Indonesia sebesar Rp40,2 miliar atau 5%, segmen Hotel melalui PT Graha Multi Utama sebesar Rp24,6 miliar atau 3%, serta segmen Supporting Event melalui PT Dyamall Graha Utama sebesar Rp14,6 miliar atau 2%.
Mirna Gozal, Corporate Secretary PT Dyandra Media International Tbk., menambahkan bahwa dari bisnis Exhibition Organizer, penyelenggaraan IP event yang berkelanjutan serta tingginya permintaan penyelenggaraan berbagai event, pameran, konferensi serta konser menjadi faktor utama peningkatan kinerja perusahaan. Sampai dengan saat ini, Dyandra berhasil mencatatkan lebih dari 15 IP event, di antaranya Indonesia International Motor Show, Indonesia International Furniture Expo, Halal Indo, Projek D, Indo Wood Expo, Deep Extreme Indonesia, Sunset di Kebun, Sunset di Pantai, FLOII Expo, Indonesia Woman Fest, Jakarta International Pet Show, dan Indonesia Coffee Expo.
Peningkatan kinerja juga terjadi di bisnis tourism leisure yang mencatatkan peningkatan jumlah pengunjung di unit bisnis pengelolaan Kebun Raya melalui PT Mitra Natura Raya yang berhasil mencatat jumlah kunjungan lebih dari 1,36 juta pengunjung atau pertumbuhan (year on year growth) sebesar 14% pada semester I-2026. Berbagai program eduwisata yang inovatif dan program aktivasi seperti penyelenggaraan event musik bi-annual Sunset di Kebun di Bogor, Jakarta dan Bali, yang sarat dengan nilai-nilai lingkungan dan sustainability, serta strategi pemasaran yang lebih terukur turut mendukung peningkatan jumlah pengunjung di Kebun Raya, baik di Kebun Raya Bogor, Cibodas, Purwodadi maupun Bali.
Memasuki semester II, Dyandra tetap optimis terhadap prospek industri MICE di Indonesia. Berbagai agenda pameran, konferensi, konser, maupun event berskala nasional dan internasional telah memperkuat pipeline kegiatan Dyandra hingga akhir tahun 2026. Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) telah mengamankan berbagai event internasional hingga akhir tahun, sementara Dyandra Convention Center Surabaya (DCCS) juga mencatat pipeline penyelenggaraan event korporasi, wisuda, asosiasi, dan social event yang cukup kuat.
Dyandra juga telah menyiapkan sejumlah line-up event unggulan yang akan diselenggarakan oleh unit bisnis PT Dyandra Promosindo beserta anak usaha, antara lain Indonesia Coffee Expo (ICX) – Medan pada 31 Juli–2 Agustus 2026, International Franchise, License, and Business Concept Expo & Conference (IFRA) pada 28–30 Agustus 2026, Indonesia Coffee Expo (ICX) – Jakarta pada 4–6 September 2026, Projek-D Music Festival pada 5 September 2026, konser U-KNOW PROJECT 26 : SCENE#1 in JAKARTA pada 12 September 2026, dan Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) pada 24–27 September 2026.
Rangkaian event tersebut diharapkan dapat memperkuat kontribusi pendapatan Dyandra pada paruh kedua tahun 2026 sekaligus memperluas portofolio event di segmen pameran bisnis, industri halal, gaya hidup, musik, dan hiburan. Melalui penyelenggaraan berbagai event unggulan tersebut, Dyandra optimistis dapat memperkuat kontribusi pendapatan pada semester II 2026 sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan yang telah dibangun pada paruh pertama tahun ini. Dengan fundamental bisnis yang semakin solid serta pipeline kegiatan yang terus berkembang, Dyandra meyakini strategi penguatan IP Event, kolaborasi strategis, dan optimalisasi seluruh lini usaha akan menjadi pendorong kinerja hingga akhir tahun 2026.








