BerandaNewsMengejar Wisatawan India Melalui World Culture Festival 2016

Mengejar Wisatawan India Melalui World Culture Festival 2016

Published on

spot_img
spot_img

Demi mengejar target 12 juta wisatawan asing pada 2016, Kementerian Pariwisata gencar melakukan promosi ke berbagai negara asing, salah satunya India. India termasuk dalam 10 besar negara penyumbang wisatawan asing terbanyak ke Indonesia. Pada 2015, tercatat ada 271.252 turis dari India yang datang ke Indonesia. Tahun ini, Kementerian Pariwisata menargetkan 350.000 turis dari India akan mengunjungi Indonesia. Salah satu hal yang dilakukan ialah berpartisipasi dalam World Culture Festival 2016 yang berlangsung pada 11-13 Maret 2016 di New Delhi, India.

BACA JUGA:  Turis MICE Mencapai 70 Persen dari Total Kunjungan Wisman ke Jakarta

Selama tiga hari acara, delegasi dari Indonesia yang terdiri dari Ika Angklung dan tim dari The Art of Living sebanyak 107 orang akan tampil membawakan pergelaran tari serta permainan angklung. World Culture Festival 2016 akan diikuti oleh 155 negara, dan berlangsung di lahan seluas 1.000 hektare sehingga akan menjadi panggung terbesar di dunia. Lebih dari 36.000 seniman akan unjuk kepiawaian dengan menampilkan 8.000 musisi yang bermain 50 jenis instrumen dalam sebuah Symphony Musikal. Ada pula pertunjukan 650 penabuh drum dari Afrika Selatan.

BACA JUGA:  Tiga Langkah Strategis Meningkatkan Kunjungan Wisman

Vinsensius Jemadu, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata, mengatakan, “Acara ini merupakan salah satu strategi kami untuk mencapai target 12 juta wisatawan asing pada tahun ini. Selain itu, kami banyak melakukan cara agar turis India semakin tertarik datang.”

Selain berpromosi di festival luar negeri, berbagai cara lainnya telah diterapkan Kementerian Pariwisata, antara lain membuka penerbangan langsung dari India ke Indonesia oleh Garuda Indonesia pada Agustus 2016. Selain itu, menerapkan kebijakan bebas visa, Kementerian Pariwisata juga mengadakan fam trip bagi industri dan media.

BACA JUGA:  Inilah 5 Program Kemenpar Menghadapi Tourism 4.0

“Kami juga meminta para operator tur untuk mengadakan paket multi destination di Indonesia, seperti paket tiga hari dua malam, di mana malam pertama berada di Bali, lalu malam kedua akan menginap di Lombok, dan sebagainya,” ujar Vinsensius.

“Lima kota di India, yaitu Mumbai, New Delhi, Kolkatta, Bangalore, dan Chennai, merupakan bursa pariwisata yang akan kami ikuti sebagai bagian dari sales mission kami,” jelasnya.

Penulis: Mikhail

spot_img

ICC Sydney Luncurkan Quiet Room untuk Dukung Aksesibilitas dan Inklusi

Sydney, Venuemagz.com -- International Convention Centre Sydney (ICC Sydney), yang dikelola oleh Legends Global,...

Dubai Beri Penghargaan kepada 237 Hotel dalam Program Dubai Sustainable Tourism Stamp 2026

DUBAI, Venuemagz.com – Dubai Department of Economy and Tourism (DET) memberikan penghargaan kepada 237...

Efisiensi Fiskal Menekan, Hotel di Jakarta Transformasi Sebagai Destinasi Lifestyle 

Jakarta, Venuemagz.com - Selama ini, bisnis perhotelan di Jakarta sangat bergantung pada acara pemerintahan...

Hotel Jakarta dan Bali Masuki Model Bisnis Baru, Geser Fokus Okupansi ke Pengalaman Berkualitas

Jakarta, Venuemagz.com - Industri perhotelan di Indonesia kini tengah memasuki fase pertumbuhan baru. Berdasarkan...

ICC Sydney Luncurkan Quiet Room untuk Dukung Aksesibilitas dan Inklusi

Sydney, Venuemagz.com -- International Convention Centre Sydney (ICC Sydney), yang dikelola oleh Legends Global,...

Dubai Beri Penghargaan kepada 237 Hotel dalam Program Dubai Sustainable Tourism Stamp 2026

DUBAI, Venuemagz.com – Dubai Department of Economy and Tourism (DET) memberikan penghargaan kepada 237...

Efisiensi Fiskal Menekan, Hotel di Jakarta Transformasi Sebagai Destinasi Lifestyle 

Jakarta, Venuemagz.com - Selama ini, bisnis perhotelan di Jakarta sangat bergantung pada acara pemerintahan...