Offline Atau Online?

Sunday, 15 August 21 Venue

Pandemi membuat aktivitas manusia bergantung pada teknologi. Semua serba virtual agar sentuhan fisik minimal. Akankah kegiatan MICE bisa sepenuhnya dilakukan secara virtual?

Sebelum pandemi, pemanfaatan teknologi di kegiatan MICE baru sebatas software saja. Misalnya untuk memudahkan registrasi, kegiatan promosi lewat sosial media, atau pengelolaan data.

Setelah pandemi, semua berubah, kegiatan MICE pun terselenggara dengan memanfaatkan teknologi. Virtual event bermunculan, kegiatan meeting, konser musik, pameran, sampai jalan-jalan pun dilakukan secara virtual.

Penyelenggara kegiatan MICE pun beralih dan beradaptasi dengan teknologi. Mereka menggulirkan investasi tidak sedikit untuk menyediakan peralatan dan menyiapkan sumber daya manusia.

Tantangannya memang banyak, mulai dari koneksi internet yang kadang tidak stabil, sampai bagaimana memberikan pengalaman kepada peserta supaya meeting atau kegiatan MICE virtual tidak membosankan.

Pertanyaannya, apakah virtual dan digitalisasi akan menjadi masa depan industri MICE? Ada yang sepakat, tapi banyak juga yang tidak sependapat.

Dalam jangka pendek, kegiatan virtual memang menjadi the next new normal di industri MICE. Apalagi pandemi COVID-19 sepertinya tidak akan hilang dalam waktu dekat.

Pertemuan secara virtual tidak akan bisa menggantikan pertemuan offline atau fisik. Konsep virtual menjadi pelengkap untuk memperluas jangkauan dan mengakomodir batasan ruang dan jarak.

BACA JUGA:   Berwisata Sambil Belajar Bahasa Inggris di Bali

Selain itu, kegiatan virtual di masa pandemi ini bermaksud menjaga networking dan komunikasi tetap berjalan di tengah keterbatasan. Namun kalau 100 persen bisa menggantikan kegiatan MICE secara offline rasanya tidak mungkin, setidaknya hibrid.

Seperti diungkapkan konsultan dan pengamat ekonomi digital, Yuswohady bahwa mengalihkan kegiatan bisnis ke dunia digital dalam jangka pendek boleh jadi merupakan cara jitu untuk bertahan selama pandemi.

Lebih lanjut ia memperkirakan, fenomena acara hibrid akan terus berlanjut pasca pandemi. Namun bukan untuk menggantikan pertemuan fisik, melainkan untuk melengkapi dan memperluas jangkauan audiens.

Anda meyakini yang mana? Kegiatan MICE secara offline bisa tergantikan secara online sepenuhnya atau teknologi dan digitalisasi akan menjadi pelengkap di masa depan?

Apapun keyakinannya, digitalisasi menjadi bagian dari kreativitas dan pembuktian skill survival penyelenggara kegiatan MICE di tengah pandemi dengan segenap tantangannya.

English

Offline or Online?

The pandemic has rendered almost all human activities dependent on technology; everything is virtual to minimize physical contact. Can MICE activities be fully virtual?

Before the pandemic, the utilization of technology in MICE activities had only been in the form of softwares for limited purposes like registration, social media promotion, and data processing.

BACA JUGA:   Tiket.com Berbagi dengan Pekerja Wisata dan Tenaga Medis

During the pandemic, everything changes. MICE activities are organized with the help of technology. Virtual events come about; meetings, music concerts, exhibitions, and even tours are held virtually.

MICE event organizers are switching and adapting to technology. They prepare a stream of investment on tools and human resources.

The challenges are rife indeed, starting from unstable internet connection to strategies to give a virtual event that is engaging and interesting enough for the participants.

The question is, will virtual events and digitalization become the future of the MICE industry? There is no clear cut consensus.

In the short term, virtual events have become the New Normal in the MICE industry, especially since the COVID-19 pandemic will not seem to disappear in near future.

Virtual meetings may not be able to replace offline or physical meetings, but the virtual concept can be a complement to broaden networks and accommodate the limitations of time and space.

BACA JUGA:   Sektor Pariwisata Menyumbang Rp4,8 Triliun bagi Kepulauan Riau

On top of that, virtual events during the pandemic are intended to sustain networking and communication due to a number of restrictions for physical meet-ups. However, doing a full-on switch to virtual events may not be possible although we can at least see the implementation of the hybrid concept.

Just like what the digital economy consultant and expert Yuswohady mentioned, shifting to digital business in the short term is an accurate strategy to survive during the pandemic.

Furthermore, he estimated that the hybrid concept will outlive the pandemic. However, the purpose is to increase the audience network rather than to replace physical meetings.

Which one do you believe? Offline MICE events being fully online or technology and digitalization as a complement in the future?

Whichever you believe, digitalization is a part of creativity and survival skills for MICE event organizers amidst this strenuous pandemic.