BerandaNewsPemerintah dan Stakeholder Siapkan Paket Wisata yang Kompetitif

Pemerintah dan Stakeholder Siapkan Paket Wisata yang Kompetitif

Published on

spot_img

Adanya pembatasan pergerakan manusia untuk mencegah penyebaran virus Corona membuat industri pariwisata terganggu sehingga banyak Biro Perjalanan Wisata (BPW) yang bisnisnya tidak berjalan. Dalam acara Bincang-Bincang ASITA pada 2 Mei 2020, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menyampaikan optimismenya jika pandemi COVID-19 akan berakhir pada Juni 2020.

Untuk itu, pemerintah sedang menyusun kebijakan untuk menghidupkan industri pariwisata pasca-pandemi COVID-19. Usai wabah COVID-19 berlalu, tentunya segala aktivitas masyarakat akan dilakukan dengan penuh kehati-hatian, terutama menyangkut segi keamanan dan kesehatan. Demikian juga dengan industri pariwisata yang akan melahirkan kenormalan baru. Prosedur kesehatan serta higienitas yang ketat akan diterapkan pada akomodasi serta destinasi.

BACA JUGA:  Program Bangga Berwisata di Indonesia Diharap Mencapai Target 1,5 Miliar Pergerakan Wisnus

Menurut Wishnutama, Kemenparekraf sekarang sedang melakukan riset dan bekerja sama dengan negara-negara ASEAN untuk saling memberi masukan menghadapi kenormalan baru.

“Nantinya saya harapkan di Indonesia ada semacam sertifikasi untuk destinasi-destinasi yang dianggap memenuhi kriteria kenormalan baru sehingga membuat rasa aman pengunjung, aman dari sisi keselamatan dan kesehatan. Hal ini ke depan akan menjadi hal yang sangat penting buat wisatawan berkunjung,” jelas Wishnutama.

BACA JUGA:  Presiden Pastikan Pengembangan Empat Destinasi Prioritas Selesai 2020

Langkah lain yang dilakukan oleh pemerintah adalah melakukan komunikasi secara intensif dengan maskapai penerbangan dan hotel untuk membuat paket-paket dengan harga yang kompetitif.

Budi Ardiansyah, Ketua DPD ASITA Jawa Barat, mengusulkan langkah pertama yang harus dilakukan adalah penguatan pariwisata domestik dengan cara membuat paket perjalanan wisata yang kompetitif.  Untuk itu, harus ada koordinasi dan sinergi antara stakeholder, yakni tour operator, hotel, transportasi, dan destinasi memberikan harga yang atraktif dan kompetitif. 

Selanjutnya, kegiatan meeting yang biasa dilakukan oleh pemerintah dan BUMN yang jumlahnya sangat besar sebaiknya segera dimulai setelah pandemi COVID-19 berakhir, dan tempat pelaksanaannya juga harus disebar merata ke daerah. Dan yang tak kalah penting menurut Budi kegiatan ini harus dikerjasamakan dengan tour operator, tidak langsung ke hotel atau venue sendiri, agar semua pelaku pariwisata mendapatkan dampaknya.

BACA JUGA:  Naik Dua Peringkat Pada Global Muslim Travel Index, Indonesia Susun Panduan Pariwisata Halal

Setelah domestik berjalan, baru pasar inbound digarap, terutama dengan target negara-negara terdekat dahulu, seperti Malaysia dan Singapura.

“Yang paling penting adalah penerapan health quality untuk menjamin higienitas di destinasi agar mereka percaya ke negara kita,” tambah Budi.

spot_img

Harga Avtur Naik, Tiket Mahal, Bali Terancam, Berharap Kemenpar Bergerak

Jakarta, Venuemagz.com — Kenaikan harga avtur global mulai menekan industri pariwisata nasional. Dampak paling...

Wisata Kuliner Baru di Gading Serpong Mulai dari Pempek Hingga Ramen

Tangerang, Venuemagz.com - Kawasan Gading Serpong khususnya di bawah pengembang Paramount selalu memberikan kejutan...

‎Kini Bisa Menginap 24 Jam di Vertu Harmoni Jakarta

Jakarta, Venuemag.com – Vertu Hotel Harmoni Jakarta menghadirkan promo "24 Hours Stay" yang memungkinkan...

BTS di JIS atau GBK? Ambisi Pramono Anung Picu Reaksi ARMY

Jakarta, Venuemagz.com - Rencana menghadirkan konser BTS di Jakarta mendadak jadi perbincangan hangat setelah...

Harga Avtur Naik, Tiket Mahal, Bali Terancam, Berharap Kemenpar Bergerak

Jakarta, Venuemagz.com — Kenaikan harga avtur global mulai menekan industri pariwisata nasional. Dampak paling...

Wisata Kuliner Baru di Gading Serpong Mulai dari Pempek Hingga Ramen

Tangerang, Venuemagz.com - Kawasan Gading Serpong khususnya di bawah pengembang Paramount selalu memberikan kejutan...

‎Kini Bisa Menginap 24 Jam di Vertu Harmoni Jakarta

Jakarta, Venuemag.com – Vertu Hotel Harmoni Jakarta menghadirkan promo "24 Hours Stay" yang memungkinkan...