BerandaNewsKemenparekraf Akan Bangun Politeknik Pariwisata Negeri di Sragen

Kemenparekraf Akan Bangun Politeknik Pariwisata Negeri di Sragen

Published on

spot_img

Pemerintah berencana akan membangun Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri di Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Rencana pembangunan tersebut dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Sragen menghibahkan lahan seluas 20,1 hektare kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

“Saat itu, Ibu Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menawarkan tanah sebesar 20 hektar lebih kepada pemerintah. Kami yang memang ingin mengembangkan SDM di Jawa Tengah langsung tertarik untuk membangun Poltekpar baru di Sragen. Jadi, siapa cepat dia dapat, maka kami yang dapat hibahan tersebut,” ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, saat Weekly Press Briefing Kemenparekraf pada 17 Mei 2022.

BACA JUGA:  Hindari Kecelakaan, Kemenparekraf Akan Lakukan Inspeksi di Destinasi Wisata Mulai 3 Juni 2022

Di waktu yang bersamaan, Menparekraf melakukan acara serah terima aset yang diberikan langsung oleh Bupati Sragen di Pendapa Sumonegaran, Rumah Dinas Bupati Sragen. Kedua belah pihak juga sepakat melakukan tanda tangan MoU terkait perjanjian hibah tanah antara Pemkab Sragen dan juga Kemenparekraf.

“Saya sangat bangga hadir di sini karena ini akan menjadi kolaborasi yang apik di tengah pandemi. Bagaimana giat pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadirkan SDM yang berkualitas melalui Poltekpar tersebut,” ujar Sandiaga lagi.

Sandiaga menjelaskan, proses pendirian Poltekpar Negeri Sragen dilakukan secara bertahap mulai hari dan pembangunan dimulai tahun 2023. Dengan dana awal pembangunan mencapai Rp200 miliar dan pengembangan lebih dari Rp400 miliar

BACA JUGA:  Apa Jadinya Pariwisata Tanpa Budaya?

“Ke depannya, kami juga akan membuka peluang kerja sama dengan berkolaborasi dunia usaha. Karena, kalau melihat Poltekpar lainnya, hotel yang dibangun untuk mahasiswa belajar itu dibangun dan dikelola oleh industri atau swasta,” jelasnya lagi.

Pemilihan Gemolong sebagai lokasi Poltekpar Negeri juga memiliki alasan yang kuat. Pasalnya, Gemolong disebut sebagai simpang empat emas karena lokasinya berada di jalur Solo-Purwodadi dan Sragen-Salatiga.

Nantinya, Poltekpar Negeri ini akan mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) karena lokasinya berdekatan dengan Museum Manusia Purba Sangiran, Gunung Kemukus, dan Waduk Kedung Ombo. Poltekpar Negeri ini juga diharapkan dapat menghasilkan SDM yang mumpuni untuk membantu meningkatkan pariwisata di sekitaran Candi Borobudur.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Dorong Candi Borobudur Sebagai Kawasan Green Tourism

“Jaraknya mungkin agak jauh dari Sragen ke Borobudur yaitu 1,5 jam, namun, nantinya akan dibangun tol sehingga dapat dengan mudah mendukung pariwisata di Borobodur,” kata Sandiaga.

“Urgensinya sekarang adalah pariwisata sudah semakin menggeliat, namun, pelayanannya masih harus ditingkatkan. Banyak wisatawan yang digetok harganya saat melakukan wisata sehingga membuat mereka kapok. Makanya, Poltekpar ini akan memberikan ilmu cara berjualan yang baik bagi wisatawan,” ungkapnya lagi.

spot_img
spot_img

Babak Baru KRISTAInterFOOD 2026: Hadir dengan Venue Lebih Besar dan Siap Manjakan Industri Mamin Global

Jakarta, Venuemagz.com - Krista Exhibitions kembali menghadirkan pameran makanan dan minuman bertajuk InterFood untuk...

Mercure Jakarta Batavia dan Museum Wayang Hadirkan Pameran Wayang

Dalam rangka memperingati HUT ke-499 kota Jakarta, Mercure Jakarta Batavia berkolaborasi dengan Museum Wayang...

Masa Depan Pariwisata Asia Pasifik ada di Wisatawan Berkualitas

Jakarta, Venuemagz.com -- Selama beberapa dekade, standar pariwisata global sangat mudah ditebak: arus wisatawan...

InJourney Hospitality House Beri Pelatihan Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Venuemagz.com -- Pada 10-12 Juni 2026, PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS), PT...

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Inilah Dampak Ekonomi dari Pelaksanaan ASEAN Summit di Labuan Bajo

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan survei terkait turunan ekonomi dari perhelatan ASEAN Summit...

Dukung Pariwisata Berkelanjutan, Bobobox Gunakan Prinsip Modularitas dan Prefabrikasi

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah fokus mendorong pariwisata yang mempertimbangkan...