BerandaNewsPemerintah Jawa Barat akan Bangun Gedung Berskala Nasional

Pemerintah Jawa Barat akan Bangun Gedung Berskala Nasional

Published on

spot_img

Provinsi Jawa Barat memang memiliki prestasi bagus dalam segi ekspor. Menurut data dari Kementerian Perdagangan, pada tahun 2018 Jawa Barat menempati urutan pertama sebagai daerah pengekspor non-migas dengan total nilai ekspor sebanyak US$30,1 miliar.

Namun demikian, Tuti Prahastuti, Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Kementerian Perdagangan, menyayangkan prestasi tersebut tidak dituangkan juga ke dalam industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Menurut Tuti, Provinsi Jawa Barat belum banyak mendukung industri MICE di Indonesia, padahal saat ini MICE menjadi salah satu sektor yang diandalkan pemerintah.

BACA JUGA:  Buka 38 Outlet Secara Serentak, Erajaya Raih Dua Penghargaan MURI

“Jawa Barat memang memiliki nilai ekspor paling tinggi di Indonesia, tapi kalau untuk MICE kadang ada, kadang tidak. Jadi, memang harus terus digenjot,” ujar Tuti.

Sementara itu, Mohamad Arifin Soedjayana, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, mengatakan, sejauh ini Jawa Barat sudah mendukung industri MICE di Indonesia. Dia menyebutkan, dalam satu tahun sudah banyak event yang digelar di Jawa Barat.

“Sudah ada ratusan event setiap tahunnya kita gelar, seperti pertunjukan musik, olahraga, fesyen, budaya, kuliner dan pameran. Tapi, memang tidak terlalu terlihat karena orang lihatnya event yang di Jakarta saja,” kata Arifin.

BACA JUGA:  The Los Angeles Tourism & Convention Board Kejar Pasar Asia Tenggara

Untuk lebih mendukung industri MICE, ia mengatakan saat ini pemerintah daerah Jawa Barat sedang mengusulkan pembangunan gedung pertemuan bertaraf lokal dan nasional. Untuk yang bertaraf lokal, pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan kurang lebih 4 hektare di pusat kota Bandung.

“Beberapa gubernur sebelumnya belum bisa mewujudkan gedung ini, saya harap di tangan Pak Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat) pembangunan gedung ini akan terlaksana,” ungkapnya lagi.

Gedung ini nantinya dapat digunakan untuk mengadakan kegiatan atau pameran berskala kecil saja. Gedung yang sudah tahap rancangan ini nantinya akan menampung kurang lebih 100 tenant di dalamnya.

BACA JUGA:  Transnusa Resmikan Penerbangan Langsung Bali ke Phuket

“Kebetulan Bapak Gubernur kita sekarang seorang arsitek, jadi Beliau sudah mulai merancang bangunannya. Tinggal eksekusinya saja karena masalah lahan sudah clear milik pemerintah Jawa Barat,” dia menambahkan.

Sedangkan untuk gedung pertemuan berskala nasional rencananya akan dibuat di dekat pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat, yakni daerah Tegalluar. Menurutnya, lokasi ini sangat strategis karena merupakan simpul jaringan dari rencana transportasi yang akan dibangun oleh pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

“Rencananya gedung ini akan menampung kegiatan skala menengah hingga besar. Tidak hanya menjadi tempat convention atau exhibition bertaraf nasional, tetapi juga bisa bertaraf internasional,” harapnya.

ALLPack Indonesia 2026 Bidik 50.000 Pengunjung, Industri Kemasan Kian Bergantung pada Teknologi

Jakarta, Venuemagz.com – Makanan siap santap, minuman dalam kemasan, hingga produk pangan untuk kondisi...

IN2MOTIONFEST dan JMFW 2026 di JICC, Panggung Fashion Muslim Peluang Bisnis Jenama Lokal

Jakarta, VenueMagz.com – Industri modest fashion Indonesia mendapat panggung yang lebih besar melalui penyelenggaraan...

ALLPack Indonesia 2026 Bidik 50.000 Pengunjung, Industri Kemasan Kian Bergantung pada Teknologi

Jakarta, Venuemagz.com – Makanan siap santap, minuman dalam kemasan, hingga produk pangan untuk kondisi...