ASTINDO Harap Pembagian Dana Hibah Pariwisata Segera Terlaksana

Tuesday, 08 June 21 Bonita Ningsih

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mengalokasikan anggaran Rp3,7 triliun untuk dana hibah pariwisata 2021. Menurut Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp3,3 triliun.

Tak hanya menaikkan jumlah anggarannya, Sandiaga juga akan memperluas jangkauan bagi penerima dana hibah. Jika sebelumnya dana hibah pariwisata hanya untuk pelaku perhotelan dan restoran, tahun 2021 dana hibah juga akan diberikan kepada biro perjalanan.

“Kami harap dana hibah ini dapat disalurkan pada usaha pariwisata yang terdampak akibat pandemi COVID-19. Usaha-usaha pariwisata yang dapat menyelamatkan lapangan pekerjaan dan membuka peluang usaha di dalamnya,” ungkap Sandiaga saat menghadiri acara Munas ASTINDO secara virtual pada 8 Juni 2021.

BACA JUGA:   Pauline Suharno Terpilih Sebagai Ketua Umum ASTINDO 2021-2025

Berdasarkan kriteria penerima dana hibah pariwisata 2021, ASTINDO (Asosiasi Travel Agen Indonesia) memiliki peluang besar untuk mendapatkannya. Dengan adanya kesempatan ini, Sandiaga berharap agar ASTINDO dapat segera bangkit, menyesuaikan diri dengan keadaan, menciptakan peluang baru, sekaligus meningkatkan kapasitas diri.

Elly Hutabarat, Ketua Umum ASTINDO periode 2016-2020, mengaku bersyukur dengan rencana Kemenparekraf untuk memberikan bantuan kepada travel agent. Pasalnya, pandemi COVID-19 telah membuat 60 persen travel agent di Indonesia menutup operasionalnya sementara maupun selamanya.

BACA JUGA:   Kemenparekraf Sediakan Jalur Pengaduan bagi Pengusaha

“Pandemi membuat kita tidak berdaya dan pariwisata menjadi korban pertama yang dihantam. Oleh karenanya, kami harap rencana pemerintah untuk menyiapkan bantuan kepada travel agent segera dilaksanakan dalam waktu dekat dan mudah-mudah kami dapat merasakannya,” ungkap Elly.

Meskipun industrinya terdampak cukup besar, Kemenparekraf memberikan apresiasi kepada ASTINDO karena telah mampu menciptakan inovasi bagi perkembangan bisnis anggotanya. Sandiaga mengatakan, bentuk inovasi yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan beberapa program seperti ASTINDO Virtual Travel Mart yang digelar pada tahun 2020.

BACA JUGA:   Destinasi Wisata di Bengkulu Belum Terpromosikan

“Kegiatan tersebut juga sebagai langkah ASTINDO dalam memulihkan perekonomian akibat pandemi. Maka dari itu, kami sangat apresiasi mereka karena selama pandemi ini tidak hanya survive, tetapi juga perlu revive dan thrive, mengambil peluang untuk jadi pemenang,” kata Sandiaga.