BerandaNewsKalangan Menengah Bawah Dilarang ke Labuan Bajo

Kalangan Menengah Bawah Dilarang ke Labuan Bajo

Published on

spot_img

Selain menjadikan Labuan Bajo sebagai satu dari lima destinasi Super Prioritas, pemerintah juga menetapkan daerah tersebut sebagai destinasi wisata super premium. Dengan begitu, pengelolaan wisata di Labuan Bajo tidak akan dicampur dengan kalangan menengah ke bawah.

Untuk mewujudkan itu semua, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, mengatakan akan membangun berbagai fasilitas penunjang pariwisata di Labuan Bajo. Ia menjelaskan, pemerintah sedang membangun bandar udara dengan landasan yang lebih panjang dan memperbaiki pelabuhan agar kapal-kapal yacht bisa datang lebih mudah.

BACA JUGA:  3A di Labuan Bajo Harus Berkelas Dunia

“Kita buat landasan pesawat lebih panjang agar pesawat dengan bobot lebih besar bisa mendarat di sana,” ungkap Wishnutama.

Selain itu, ia juga akan menonjolkan sektor ekonomi dan kreatif berupa hasil kerajinan tangan dan festival budaya yang ada di Labuan Bajo. Ia akan membantu meningkatkan nilai tambah bagi perajin di sana dengan memberikan pelatihan khusus bagi mereka.

BACA JUGA:  Tiga Kompetensi Wajib SDM MICE

(Baca juga: Pemerintah Siapkan Homestay bagi Turis Backpacker di Labuan Bajo)

“Kita bantu cara mendesain pernak-pernik seperti Komodo agar lebih modern dan masa kini. Dengan demikian, harga jualnya juga akan lebih tinggi dari biasanya,” katanya lagi.

Kendati demikian, keinginan pemerintah untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium menimbulkan kegelisahan bagi warga sekitar. Menurut warga sekitar Labuan Bajo, dengan dijadikan super premium malah menurunkan jumlah turis yang datang ke sana.

BACA JUGA:  Proyeksi Colliers Indonesia Terhadap Kinerja Hotel di Tahun 2026

“Mereka menganggap kalau dijadikan super premium, wisatawannya turun karena otomatis harganya mahal. Tapi, yang saya lihat malah sebaliknya,” ucap Wishnutama.

“Malahan kita memudahkan para turis untuk masuk ke Labuan Bajo dengan fasilitas-fasilitas yang sedang kita bangun. Hotel juga akan dibangun sangat banyak, artinya turis yang datang juga akan lebih banyak,” ujar Wishnutama.

spot_img
spot_img

Indonesia Kebanjiran Turis Malaysia, Ada Alarm Ekonomi di Baliknya?

Jakarta, Venuemagz.com - Gelombang wisatawan Malaysia yang datang ke Indonesia belakangan ini menjadi perbincangan...

Perluas Jaringan, BATIQA Hotel Hadir di Lampung

Lampung, Venuemagz.com — BATIQA Hotel Manajemen resmi menandatangani kerja sama pengelolaan hotel dengan Adora...

AYANA Bali Hadirkan Fasilitas MICE Baru Berskala Besar 

Bali, Venuemagz.com - AYANA Bali bersiap mengukir sejarah baru dalam industri event nasional maupun...

IIMS Surabaya 2026 Resmi Berakhir, Dyandra Optimis Industri Otomotif Tumbuh Merata 

Surabaya, Venuemagz.com – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 resmi berakhir pada 31 Mei...

Meruorah Komodo Siapkan Paket Land Trip di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Venuemagz.com -Labuan Bajo telah lama dikenal dunia sebagai gerbang menuju keajaiban bahari...

Labuan Bajo: Perpaduan Keindahan Alam dengan Keajaiban Purba

Labuan Bajo, Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, telah lama dikenal sebagai...

ASITA Sebut Market Inbound ke Indonesia Timur sedang Berkembang

Pemerintah terus menggenjot pariwisata Indonesia termasuk dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Selain...