Anton Hermawan mengatakan, “Sebagai strategic partner dari Raiz Invest, CIMB Niaga memberikan bantuan berbasis teknologi, seperti melakukan koneksi rekening untuk top-up atau melakukan pembelian reksadana berikutnya. Nantinya, tidak perlu harus datang ke kantor cabang, lebih seamless dan mudah.”
“Bank tidak bisa bekerja menjual reksadana sendiri. Sekarang kita berusaha menjadi rekan bisnis dengan fintech lain untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Ini merupakan suatu kesempatan bagi kita untuk meningkatkan nasabah juga,” tambah Anton.
Raiz memperkenalkan dua fitur investasi. Fitur pertama adalah Recurring Investment, yaitu metode investasi di mana user dapat melakukan cicilan investasi dalam jumlah dan frekuensi tertentu. Fitur kedua adalah Lump Sum Investment atau investasi seketika, di mana user langsung menginvestasikan dananya dalam jumlah tertentu pada suatu waktu.
Ke depannya, Raiz akan menghadirkan fitur ketiga, yakni metode Round-up, di mana setiap selisih dari nilai transaksi uang elektronik yang terhubung dengan aplikasi Raiz akan dibulatkan ke atas, dan jika pembulatan yang terkumpul telah mencapai jumlah tertentu, maka dana tersebut akan didebet otomatis dan dananya diinvestasikan ke efek pasar modal.






