BerandaNewsRibuan Event Batal dan Ratusan Miliar Rupiah Hilang Akibat Efisiensi Pemerintah

Ribuan Event Batal dan Ratusan Miliar Rupiah Hilang Akibat Efisiensi Pemerintah

Published on

spot_img

Suasana penuh antusiasme memenuhi Exhibition Hall Smesco Indonesia saat ratusan pemangku kepentingan industri event berkumpul dalam acara “Buka Puasa Bersama Industri Event Nasional 2025”, 20 Maret 2025. Mengusung tema “Collaboration for Progress!”, acara ini menjadi ajang refleksi sekaligus pencarian solusi bagi keberlangsungan industri event di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

Momentum ini juga menjadi saksi peluncuran laporan hasil Survei Industri Event Nasional 2024-2025 serta Survei Pembatalan Event 2025 yang dilakukan pasca-penerbitan Instruksi Presiden (Inpres) No.1/2025. Inpres tersebut menyoroti efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD, yang berimbas pada ekosistem industri event di Indonesia.

Data terbaru menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2024, terdapat 8.777 event yang terselenggara di 34 provinsi, menciptakan nilai ekonomi sebesar Rp84,46 triliun dan menyerap tenaga kerja hingga 8,8 juta orang. Namun, kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan sejak awal 2025 berdampak signifikan. Hingga 11 Februari 2025, sebanyak 638 event di 32 provinsi terpaksa dibatalkan atau ditangguhkan, dengan total kerugian bisnis yang mencapai Rp429,23 miliar.

BACA JUGA:  Venue MICE Berstandar CHSE

Kategori event yang paling banyak terdampak meliputi kegiatan meeting (50,64%), incentive (12,82%), serta pelatihan dan training (10,90%). Pembatalan ini tidak hanya merugikan penyelenggara acara, tetapi juga mengancam keberlangsungan bisnis berbagai sektor terkait, seperti perhotelan, transportasi, kuliner, hingga UMKM yang bergantung pada kegiatan event.

Survei Nasional: Upaya Menggali Data dan Mencari Solusi

BACA JUGA:  Bali Akan Dijadikan Pusat MICE, Bukan Jakarta

Sejak 2020, Dewan Industri Event Indonesia (IVENDO) secara konsisten melakukan survei industri event untuk memahami dinamika dan tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Tahun ini, survei tersebut semakin diperkuat dengan kolaborasi delapan asosiasi besar, yakni IVENDO, ASPPI, PaSKI, ASITA, HASTANA Indonesia, AELI, KADIN Indonesia, dan APMI.

“Kami berharap survei nasional ini dapat semakin melibatkan seluruh ekosistem event di Indonesia sehingga hasilnya dapat dijadikan rekomendasi strategis bagi pengembangan kebijakan pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Mulkan Kamaludin, Ketua Umum IVENDO.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menyajikan data dan analisis, tetapi juga membuka ruang kolaborasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan solusi yang lebih komprehensif dalam menghadapi tantangan industri event.

“Forum ini merupakan momentum penting dalam memperkuat jaringan bisnis dan kolaborasi, serta membuka peluang inovasi demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Dr. Dewi Puspaningtyas Faeni, Deputy Director Postgraduate Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma.

BACA JUGA:  Kesiapan Sektor Event Dan MICE di Era New Normal

Dengan adanya sinergi antara pemangku kepentingan, diharapkan industri event di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional, meskipun harus berhadapan dengan tantangan kebijakan efisiensi anggaran. Kolaborasi dan inovasi menjadi kunci utama dalam memastikan industri ini tetap menjadi pilar penting dalam ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia.

Midnight Soul Garden: Pesta Tahun Baru Bersama Maliq & D’essentials di Grand Sahid Jaya Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com — Grand Sahid Jaya Jakarta resmi memperkenalkan Midnight Soul Garden, sebuah perayaan...

Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta Beroperasi Kembali, Dorong Kunjungan Wisman Tiongkok ke Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - Maskapai Shenzhen Airlines kembali membuka penerbangan langsungnya dari Shenzhen–Jakarta (PP) untuk...

Wellness Tourism Jadi Pilar Utama Pariwisata Indonesia, Bali Pimpin Pasar Global

Jakarta, Venuemagz.com - Industri wellness tourism di Bali terus menunjukkan kilaunya di dunia internasional....

Trik Industri Hotel Jakarta Dongkrak Pendapatan di Kuartal Tiga 2026 

Jakarta, Venuemagz.com - Pasar properti dan perhotelan Indonesia kini memasuki fase pemulihan yang kian...

Jatim Park Group Bangun Kompleks Sport Center dan MICE Berkapasitas 4.000 Orang

Batu, Venuemagz.com -- Jatim Park Group siap memperluas imperium bisnis pariwisatanya dengan membangun sebuah...

Da Nang Targetkan 93.000 Turis MICE Pada 2026

Vietnam, Venuemagz.com – Lanskap MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) global kian berkembang pesat...

Miliki Grand Ballroom Terbesar di Tangerang, Atria Hotel Gading Serpong Fokus Garap Pasar MICE

Tangerang, Venuemagz.com -Atria Hotel Gading Serpong terus memperkuat reputasinya sebagai salah satu destinasi utama...