BerandaNewsSandy Canester dan REGAR Ciptakan Genre Musik Urban Melayu 

Sandy Canester dan REGAR Ciptakan Genre Musik Urban Melayu 

Published on

spot_img

Industri musik Indonesia terus berkembang dengan berbagai inovasi kreatif yang menggabungkan unsur tradisional dan modern. Salah satu terobosan terbaru datang dari Sandy Canester, founder label musik Wiken Musik, yang menginisiasi program promosi musik Indonesia dengan konsep unik. Program ini terdiri dari tiga elemen utama: Off Air (Festival), On Air (Talk Show), dan Digital Content (Web-Series melalui kanal YouTube).

Sandy Canester berkolaborasi dengan penyanyi berbakat Halim Arafat Siregar, yang lebih dikenal dengan nama panggung REGAR, untuk mempromosikan genre musik baru yang mereka sebut “Urban Melayu”. Genre ini memadukan nuansa Melayu tradisional dengan electronic sound, menciptakan perpaduan yang segar dan menarik bagi generasi muda.

Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menyambut baik inisiatif ini. Sandiaga menyoroti pentingnya event-event musik dalam menggiatkan subsektor ekonomi kreatif lainnya. Ia juga mengapresiasi upaya digitalisasi perizinan penyelenggaraan event yang kini dapat diselesaikan dalam waktu maksimal 14 hari kerja untuk event nasional dan 21 hari kerja untuk event internasional.

BACA JUGA:  Iqbal Alan Abdullah: "Ada Menteri atau Tidak, MICE Tetap Tumbuh"

Sandy Canester menjelaskan bahwa ide Urban Melayu lahir dari keresahannya sebagai seniman melihat persepsi masyarakat terhadap musik Melayu. Ia ingin menciptakan musik yang berakar pada budaya Melayu, namun tetap relevan dengan kondisi saat ini dan dapat diterima oleh anak muda. 

“Bagaimana akar-akar budaya kita ini bisa relate dengan kondisi sekarang, bisa diterima sama anak muda sekarang, dan dalam tanda kutip mohon maaf, tidak misalnya ketinggalan zaman atau kuno,” ujar Sandy.

REGAR, sebagai musisi Urban Melayu, berbagi strateginya dalam menarik minat generasi muda terhadap genre baru ini. Ia menekankan pentingnya mengemas lagu dengan sound-sound modern yang familiar di telinga anak muda saat ini. 

BACA JUGA:  Luhut Tinjau Pembangunan Tol Ke Danau Toba

“Cara saya untuk mengenalkan bahwa musik Melayu itu keren, musik Melayu itu tidak kalah dengan musik-musik di luar sana,” jelasnya.

Untuk memperkenalkan Urban Melayu, Sandy dan REGAR telah menyiapkan mini album berisi lima lagu. Sandy menegaskan bahwa mereka tidak hanya membuat satu lagu, melainkan lima lagu untuk memastikan bahwa genre ini memiliki identitas yang kuat dan konsisten. “Memang harus wave-nya berasa. Kalau cuma satu lagu , mungkin bisa jadi besok berubah jadi rock atau apa. Tapi ini memang kita dudukkan dia sebagai salah satu representatifnya anak muda yang melestarikan kebudayaan Melayu,” tambahnya.

Ni Made Ayu Marthini, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, menyambut baik inisiatif ini dan menjanjikan dukungan penuh dari pemerintah. Ia mengusulkan untuk mengamplifikasi musik Urban Melayu melalui media-media resmi, seperti Wonderful Indonesia dan Creative Economy Agency of Indonesia. 

BACA JUGA:  Top 10 Program Prioritas Pengembangan Wisata MICE

“Kami akan amplifikasi ke own media kami. Mungkin bisa jadi background sound saat kita posting sesuatu,” usulnya.

Marthini menyarankan untuk mengadakan festival yang menyatukan berbagai daerah dengan akar budaya Melayu, seperti Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, dan Sumatera Utara. Ia juga mengundang Sandy dan REGAR untuk berpartisipasi dalam Writers Festival Melayu yang akan diselenggarakan di Jambi pada bulan Oktober mendatang.

Inisiatif Urban Melayu ini tidak hanya menjadi sebuah terobosan dalam industri musik, tetapi juga upaya pelestarian budaya yang kreatif dan inovatif. Dengan menggabungkan elemen tradisional dan modern, Sandy Canester dan REGAR berhasil menciptakan jembatan antara warisan budaya Melayu dan selera musik generasi muda Indonesia.

spot_img
spot_img

Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026, Tiga Ekosistem Industri Satu Expo

Jakarta, Venuemagz.com -  Ribuan profesional memadati lantai pameran konstruksi di NICE PIK 2 sejak...

Bali Menjadi Tuan Rumah Asian Open Water Swimming Championship 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Untuk pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba renang...

Satu Dekade INDOFEST: Gen Z Bawa Harapan Baru Wisata Petualangan

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Outdoor Festival (INDOFEST) 2026 kembali hadir sebagai pameran perlengkapan kegiatan...

ArtMoments Jakarta 2026: Panggung Lintas Budaya yang Membawa Seni Lokal ke Kancah Global

Jakarta, Venuemagz.com - ArtMoments Jakarta resmi dibuka pada tanggal 4 dan berakhir 7 Juni...