BerandaNewsSekjen ASTINDO Sebut Kondisi Travel Agent Semakin Terpuruk

Sekjen ASTINDO Sebut Kondisi Travel Agent Semakin Terpuruk

Published on

spot_img

Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali guna mencegah penyebaran virus COVID-19. Dengan semakin diperketatnya aturan tersebut membuat pelaku industri pariwisata semakin terpuruk, khususnya travel agent dan tour operator.

“Kondisi travel agent itu sebenarnya sudah mulai parah turunnya sejak PSBB diperketat dan rem darurat bulan September. Kalau sekarang ditanya ya semakin parah kondisinya,” kata Pauline Suharno, Sekretaris Jenderal Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO).

Pauline menjelaskan, tanpa ada aturan PPKM Jawa-Bali, bisnis travel agent setiap awal tahun memang mengalami penurunan. Pasalnya, setiap bulan Januari bisnis pariwisata Indonesia tengah memasuki fase low season atau penurunan jumlah kunjungan wisatawan.

BACA JUGA:  Canon EOS R8, Kamera Kecil-Kecil Cabai Rawit

“Bisa dibilang Januari setiap tahunnya itu menjadi bulan yang paling sepi untuk pariwisata, makanya di bulan-bulan ini biasanya kita menyiapkan pameran dan beresin produk,” ungkap Pauline.

Selain itu, sebelum adanya pandemi, bisnis travel agent di awal tahun masih dapat terbantu dengan adanya perayaan Tahun Baru Imlek pada bulan Februari. Perayaan tersebut dimanfaatkan travel agent untuk menjual paket khusus imlek bagi wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia.

“Biasanya kita masih bisa mengharapkan tamu-tamu dari Tiongkok, Singapura, Thailand, dan lainnya untuk merayakan Imlek di sini. Tetapi, karena sekarang tidak bisa ke mana-mana, jadinya tidak bisa jual paket itu dan tidak ada kegiatan apa pun,” keluh Pauline.

BACA JUGA:  Ini Harapan untuk Ketua IVENDO Terpilih Periode 2025-2028

Oleh sebab itu, Pauline berharap pemerintah memiliki langkah yang tegas untuk mendisiplinkan masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Selain itu, pemerintah juga diminta untuk meningkatkan contact tracing COVID-19 agar dapat segera memutus mata rantai penularan virus tersebut.

“Saya lihat di pasar, toko, dan tempat umum lainnya banyak yang pakai masker hanya di dagu. Mereka satu sama lain saling mengobrol, tetapi tidak menggunakan masker. Kalau begitu, percuma dong bolak-balik PSBB, tetapi masyarakatnya tidak disiplin,” ucap Pauline.

BACA JUGA:  JTA International Investment Holding Kucurkan US$4 Miliar untuk Kembangkan Studio Gamplong

Selama pandemi, bisnis travel agent baru mengalami kenaikan pada bulan Agustus 2020. Hal tersebut terjadi karena pada saat itu border antar-daerah sudah mulai dilonggarkan dan perjalanan dinas mulai meningkat. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama lantaran pada September 2020, pemerintah Jakarta mulai melakukan rem darurat dan pengetatan PSBB.

“Itu pun naiknya hanya 20-30 persen, jadi dapat diartikan tidak ada dampak secara khusus bagi bisnis travel agent dan tour operator,” Pauline menambahkan.

spot_img
spot_img

Fuji Rock Festival Picu Tren Wisata Berbasis Musik

Jepang, Venuemagz.com – Agoda Company Pte. Ltd., yang mengoperasikan platform perjalanan digital Agoda, mengungkapkan...

Jakarta International Pet Show 2026 Hadirkan Pengalaman Dunia Pet yang Edukatif dan Menghibur

Jakarta, Venuemagz.com – Dyandra Mavic Internasional akan menghadirkan Jakarta International Pet Show (JIPS) pada 3–5 Juli 2026 di Nusantara International Convention...

The Hari Singapore Akan Dibuka pada 2027

Singapura, Venuemagz.com – Harilela Hotels menargetkan Singapura sebagai lokasi ketiga bagi brand hotel prestisiusnya,...

Babak Baru KRISTAInterFOOD 2026: Hadir dengan Venue Lebih Besar dan Siap Manjakan Industri Mamin Global

Jakarta, Venuemagz.com - Krista Exhibitions kembali menghadirkan pameran makanan dan minuman bertajuk InterFood untuk...

Fuji Rock Festival Picu Tren Wisata Berbasis Musik

Jepang, Venuemagz.com – Agoda Company Pte. Ltd., yang mengoperasikan platform perjalanan digital Agoda, mengungkapkan...

Jakarta International Pet Show 2026 Hadirkan Pengalaman Dunia Pet yang Edukatif dan Menghibur

Jakarta, Venuemagz.com – Dyandra Mavic Internasional akan menghadirkan Jakarta International Pet Show (JIPS) pada 3–5 Juli 2026 di Nusantara International Convention...

The Hari Singapore Akan Dibuka pada 2027

Singapura, Venuemagz.com – Harilela Hotels menargetkan Singapura sebagai lokasi ketiga bagi brand hotel prestisiusnya,...