Spectrum of The Seas Siap Berlayar Dari Singapura

Thursday, 24 March 22 Harry
kapal pesiar Spectrum of The Seas

Royal Caribbean International menghadirkan kapal pesiar terbaru yang lebih besar dan inovatif di Asia, yaitu Spectrum of The Seas. Kapal pesiar ini akan mulai berlayar dari Singapura pada tanggal 11 April 2022, dengan meluncurkan program Ocean Gateway selama 3 malam dan 4 malam.

Karena masih dalam situasi pandemi, untuk tahap pertama ini program Ocean Gateway tidak akan singgah di kota-kota lainnya, melainkan hanya berlayar di tengah laut. Namun, mulai bulan Oktober nanti Spectrum of The Seas sudah akan meluncurkan paket yang singgah di beberapa kota, antara lain Penang di Malaysia, Phuket di Thailand, hingga ke Vietnam.

BACA JUGA:   Sandiaga Uno Paparkan Daerah dengan Pergerakan Wisatawan Terbanyak Saat Libur Nataru

“Kami tahu bahwa waktu liburan sangat berharga, dan memilih bagaimana menghabiskannya sekarang lebih penting dari sebelumnya. Itulah sebabnya kami sangat senang menyambut Spectrum of the Seas– salah satu kapal paling canggih di dunia menuju Singapura pada bulan April – menjadikan Singapura sebagai pilihan destinasi untuk berlayar,” kata Angie Stephen, Wakil Presiden dan Direktur Pelaksana Asia-Pasifik Royal Caribbean International.

Andi Sasmita Indana, Marketing Manager PT Multi Alam Bahari Internasional sebagai agen dari Royal Caribbean Internasional di Indonesia, mengatakan bahwa harga termurah untuk ikut berlayar dengan Spectrum of The Seas mulai dari Rp4,5 juta per orang untuk paket tiga malam.

BACA JUGA:   Singapura Resmi Luncurkan SingapoReimagine di Indonesia

Keinginan masyarakat Indonesia untuk ikut berlayar dengan Spectrum of The Seas juga semakin dimudahkan dengan akses ke Singapuranya. Firhan Abdul Salam, Area Director Singapore Tourism Board Indonesia, mengatakan, sejak 1 April 2022, masyarakat Indonesia yang ingin berkunjung ke Singapura tidak perlu lagi untuk mengajukan Vaccinated Travel Lane dan Vaccinated Travel Pass.

“Selain itu, para pengunjung juga tidak perlu lagi melakukan karantina dan melakukan tes antigen ketika tiba di Changi. Syaratnya mereka hanya perlu sudah divaksin dan menunjukkan bukti negatif tes Antigen yang dilakukan maksimal 2 hari sebelum kedatangan,” ujar Firhan.

BACA JUGA:   Musim Panas di Korea, Saatnya ke Festival Lumpur Boryeong

“Dengan kelonggaran ini, diharapkan lebih banyak orang datang dan enjoy Singapura,” ujar Firhan.