BerandaNewsUtilitas Dasar Kunci Pengembangan KEK Likupang

Utilitas Dasar Kunci Pengembangan KEK Likupang

Published on

spot_img
spot_img

Sebagai salah satu destinasi super prioritas, kelengkapan infrastruktur dan utilitas dasar menjadi kunci pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, Sulawesi Utara.

“Presiden telah menetapkan KEK Likupang sebagai destinasi super prioritas selain Danau Toba, Labuan Bajo, Borobudur, dan Mandalika. Karena itu banyak hal yang harus dipenuhi termasuk infrastruktur dan utilitas dasar yang wajib ada pada 2020,” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya, saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Penetapan KEK Likupang di Tanjung Pulisan Resort, Minahasa Utara, Sulawesi Utara pada Jumat (9/8).

Adapun infrastruktur yang dimaksud meliputi pelebaran jalan tol, perluasan terminal Bandara Sam Ratulangi, penambahan hotel, serta peningkatan jalan nasional non-tol di Sulawesi Utara. Sementara utilitas dasar yang wajib ada, terkait dengan penyediaan listrik, penyediaan air bersih, dan telekomunikasi.

BACA JUGA:  Luncurkan Calendar of Event 2026, Bali Targetkan Lebih Banyak Wisatawan

Arief juga meminta untuk disediakannya infrastruktur pendukung pariwisata di antaranya penambahan 8 selfie spot baru pada 2019, dilaksanakannya event mingguan dari Agustus hingga Desember 2019, penyediaan sumber daya air, pembangunan TPA sampah regional Mamitamarang (Manado, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, dan Kota Bitung), pembangunan perumahan swadaya masyarakat, serta peningkatan kualitas aksesibilitas darat.

BACA JUGA:  Mengemas Kegiatan MICE Agar ‘Menghasilkan’

Pengembangan KEK Likupang yang cepat sejak kick-off pengusulannya pada 27 Maret 2019 di Manado mendapatkan apresiasi. “Pembangunan KEK Likupang jauh lebih tinggi dibandingkan pembangunan destinasi prioritas lainnya. Proses kemajuannya mencapai 171,4 persen,” ujarnya

Pembentukan KEK bukan hanya membantu memberdayakan masyarakat sekitar tapi juga mengatasi birokrasi yang berbelit-belit (deregulasi).

“Sebelum membangun KEK Likupang, ingat untuk membangun masyarakatnya terlebih dulu. Berdayakan masyarakat sekitar. Lalu, bila ingin pembangunan cepat, lakukan deregulasi melalui KEK. KEK dengan sistem satu pintu memotong regulasi yang berbelit-belit sehingga dapat mempercepat proses,” jelasnya.

BACA JUGA:  LEGOLAND® Malaysia Resort Hadirkan Kompetisi Lego Tingkat Sekolah Terbesar se-Asia 

Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan menghargai penetapan KEK Likupang sebagai destinasi super prioritas karena tidak hanya memperkuat sektor pariwisata tapi juga memperluas lapangan kerja.

Namun untuk pengembangan KEK tersebut, Vonnie mengharapkan sejumlah bantuan dari Kementerian Pariwisata. “Dalam pengembangan KEK Likupang, kami memohon bantuan Kemenpar untuk mewujudkan pembangunan angkutan wisata laut, sertifikasi SDM, Bimbingan Teknis, dan dukungan Festival likupang 2020. Mudah-mudahan destinasi ini mengangkat KEK Likupang menjadi destinasi yang berkelanjutan” ujarnya.

spot_img
spot_img
spot_img

Pameran GIFA & METEC 2026 Kembali Hadir untuk Jawab Kebutuhan Teknologi Logam Nasional

Jakarta, Venuemagz.com - Pamerindo Indonesia bersama Messe Düsseldorf Asia kembali menyelenggarakan GIFA dan METEC...

ITB India 2026 Hadirkan Program Konferensi yang Melibatkan Para Pemimpin Industri Pariwisata

Mumbai, Venuemagz.com – ITB India 2026 akan menghadirkan jajaran pemimpin industri perjalanan dan pariwisata...

Mövenpick Resort & Spa Bintan Lagoon Tawarkan Paket Wellness dan Family untuk Liburan Akhir Tahun

BINTAN, Venuemagz.com – Menyambut libur sekolah September di Singapura serta meningkatnya perencanaan perjalanan akhir...

Mövenpick Resort & Spa Bintan Lagoon Resmi Dibuka, Hadirkan Destinasi Tepi Pantai dengan Fasilitas Lengkap di Bintan

BINTAN, Venuemagz.com – Mövenpick Hotels & Resorts resmi membuka Mövenpick Resort & Spa Bintan...