Wedding Indoor Masih Menjadi Favorit Calon Pengantin

Tuesday, 16 April 19   115 Views   0 Comments   Bonita Ningsih
Santika Premiere Dyandra Convention Center Medan

Menggelar resepsi pernikahan merupakan impian setiap pasangan, mulai dari memilih venue, dekor, hingga katering akan dipikirkan secara matang bagi setiap calon mempelai dan keluarganya. Pemilihan venue yang tepat menjadi bahan pertimbangan utama dalam menyelenggarakan persepsi pernikahan.

Calon mempelai dapat memilih venue pernikahan di dalam ruangan ataupun di luar ruangan. Di antara kedua pilihan tersebut, Hengki Wirawan selaku konsultan pernikahan mengungkapkan, untuk saat ini wedding indoor tetap menjadi pilihan terbanyak bagi pasangan yang ingin menggelar resepsi pernikahan.

“Kebanyakan yang datang ke saya itu ‘kan konsultasi terlebih dahulu. Dia maunya bagaimana, jadi saya jabarkan. Kalau mau indoor, saya sarankan seperti ini, begitu juga kalau mau outdoor. Jadi, setelah banyak pertimbangan, biasanya calon pengantin akan lebih memilih indoor dibanding outdoor,” kata Hengki.

Pertimbangan yang paling mendasar ialah dari segi biaya. Hengki menjelaskan, pernikahan di luar ruangan memerlukan biaya lebih banyak dibanding di dalam ruangan. Mereka yang akan menggelar acara di luar ruangan membutuhkan tambahan tenda dan pendingin ruangan portable saat acara berlangsung.

Tidak memasang tenda untuk menutup keseluruhan venue outdoor sebenarnya tidak masalah. Namun, di titik tertentu seperti tempat penyediaan makanan harus ditutupi dengan tenda agar tidak ada kotoran yang masuk ke dalam makanan.

“Tapi, tetap saja harus mengeluarkan biaya lebih untuk sewa tenda. Sekarang ini, menyewa tenda itu mahal, loh. Makanya, orang akan lebih memilih untuk indoor agar tidak mengeluarkan biaya ekstra untuk tenda,” ujar Hengki.

Selain itu, pendingin ruangan juga perlu disewa untuk acara outdoor. Berbeda dengan acara indoor yang tidak memerlukan sewa pendingin ruangan karena biasanya sudah disediakan AC di dalam ruangan.

“Orang Indonesia ini ‘kan tidak tahan panas. Kalau misalnya tidak mau pakai AC, minimal itu menyewa blower fan untuk outdoor. Namun, ‘kan kasihan tamu undangannya, pasti masih merasa panas dan gerah kalau tidak pakai AC,” ujar Hengki.

Selain itu, faktor cuaca juga menjadi pertimbangan yang besar untuk menggelar resepsi pernikahan. Venue yang ada di dalam ruangan, seperti ballroom hotel, gedung serbaguna, hingga pelataran masjid, akan menjadi pilihan terbaik untuk menggelar acara resepsi pernikahan.

“Cuaca itu tidak bisa ditebak. Bahkan, belum masuk musim hujan saja masih sering turun hujan. Jadi, ya buat jaga-jaga lebih baik di indoor sekalian,” ujarnya.

Pemilihan venue di dalam ruangan juga menjadi paling favorit karena memudahkan para undangan untuk mengenakan baju dan sepatu terbaiknya. Bagi perempuan, menggunakan gaun dan sepatu hak menjadi pilihan terbaiknya saat menghadiri pesta pernikahan.

“Kalau di outdoor, mereka yang datang tidak mungkin pakai sepatu hak. Bajunya juga pasti menyesuaikan. Padahal, kalau kondangan itu ‘kan mereka maunya pakai baju dan sepatu yang paling keren,” katanya.