Wisatawan Indonesia Andalkan Ulasan di Media Digital

Saturday, 01 February 20 Herry Drajat

Berdasarkan hasil survei “Global Digital Traveler Research” yang dilakukan oleh Travelport terhadap 23.000 wisatawan dari 20 negara, termasuk Indonesia, yang telah melakukan setidaknya dua penerbangan pulang-pergi selama setahun terakhir, diketahui bahwa para wisatawan memiliki kecenderungan mencari informasi tentang perjalanan wisata yang akan dilakukan menggunakan berbagai sumber daya digital.

Misalnya, sebanyak 45 persen responden menggunakan situs pembanding seperti Skyscanner untuk memilih penerbangan yang akan dipakai. Persentase ini lebih besar dibanding persentase rata-rata global yang sebesar 38 persen.

Kemudian, sebanyak 51 persen wisatawan menggunakan situs ulasan seperti TripAdvisor (rata-rata global sebesar 42 persen) dalam memilih akomodasi. Lalu, sebanyak 54 persen menggunakan situs pemesanan perjalanan yang membantu mereka dalam mencari tujuan baru berdasarkan preferensi pribadi mereka (dibanding persentase rata-rata secara global sebesar 36 persen).

Selain itu, sebanyak 40 persen menggunakan situs-situs yang memberikan saran alternatif bagi lokasi tujuan dan tanggal yang berdekatan, namun dengan harga lebih murah seperti Hopper (dibanding persentase rata-rata secara global sebesar 26 persen).

Selain dari situs-situs ternama, para wisatawan juga akan mencari informasi tambahan dari video dan foto yang diunggah oleh teman dan keluarga di media sosial. Cara ini dilakukan oleh sebanyak 81 persen wisatawan Indonesia.

Travelport mengoperasikan platform tata niaga perjalanan yang menyediakan distribusi, teknologi, solusi pembayaran, dan solusi lainnya untuk industri penyedia jasa perjalanan dan pariwisata global.

Riset yang dikembangkan oleh tim Market Intelligence Travelport dilaksanakan secara online lewat Toluna Research pada Agustus 2019.

Gary Harford, Regional Director APAC Operator Territories Travelport, mengatakan, “Riset kami menunjukkan bahwa teknologi berperan penting dalam hal ini, baik dalam memberikan layanan penawaran terpersonalisasi yang diharapkan oleh wisatawan di Indonesia, atau membantu mereka mencari nilai terbaik.”