Workshop KaTa Kreatif 2024 Diharapkan Perkuat Ekosistem Ekraf Indonesia

Tuesday, 13 February 24 Harry
workshop kata kreatif

Sebagai bagian dari program pengembangan kabupaten/kota kreatif (KaTa) Kreatif, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meluncurkan kegiatan workshop Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif 2024.

“KaTa Kreatif ini memasuki tahun keempat dan saya ucapkan selamat karena sudah ada 94 kabupaten/kota yang terfasilitasi,” kata Sandiaga.

Sandiaga mengatakan, workshop ini terbukti mampu memperkuat ekosistem ekraf (ekonomi kreatif) di berbagai daerah di Indonesia.

“Mudah-mudahan 2024 KaTa Kreatif bisa mendapat tempat di masyarakat dan semakin bermanfaat,” katanya.

BACA JUGA:   28 Tahun Himpunan Humas Hotel (H3) Indonesia

Hariyanto, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, menambahkan, program KaTa Kreatif ini berfokus pada peningkatan inovasi dan kewirausahaan pelaku ekonomi kreatif di daerah. Saat ini ada 14.510 pelaku ekraf yang telah berpartisipasi dan difasilitasi sejak program ini diluncurkan pada 2021.

“Saat ini kita sudah melakukan kurasi narasumber. Selain pemberian materi penguatan inovasi dan kewirausahaan, juga kita akan perkuat pendampingannya sehingga para pelaku ekonomi kreatif yang terpilih ini mampu mengembangkan produk-produk dan karya kreatifnya di kota/kabupaten yang sudah terpilih,” kata Hariyanto.

BACA JUGA:   Kalangan Menengah Bawah Dilarang ke Labuan Bajo

Sementara itu, Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf Oneng Setya Harini mengungkapkan, melalui workshop ini pihaknya juga akan mendampingi para peserta untuk memperoleh akses promosi dan permodalan secara mudah.

“Kami akan bekerja sama juga dengan teman-teman di D4 (Kedeputian Bidang Industri dan Investasi) untuk bagaimana UMKM yang sudah kita coaching ini bisa terus berkembang. Pada tahun ini kami juga akan menambah satu sesi coaching clinic yang merupakan pendampingan kepada kabupaten/kota, khususnya para pemangku kepentingan terkait (ABCGM) untuk ‘naik kelas’ dalam program pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia,” ungkap Oneng.