BerandaTourism in BriefPresiden Ingin Danau Toba Diakui UNESCO

Presiden Ingin Danau Toba Diakui UNESCO

Published on

spot_img

Presiden Joko Widodo menginginkan dan mendorong Taman Bumi (Geopark) Kaldera Toba di Desa Sigulatti, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut), agar bisa diakui dan masuk ke daftar UNESCO Global Geopark (UGG).

Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo ke kawasan destinasi prioritas pariwisata Danau Toba termasuk juga menyambangi Geopark Kaldera Toba, Rabu, (31/7/2019).

Setibanya di lokasi, Presiden dan Ibu Negara Iriana langsung masuk ke dalam gedung Taman Bumi. Di dalam gedung tersebut terdapat teater mini di mana Presiden menyimak penjelasan tentang sejarah terbentuknya Danau Toba berikut kearifan lokal setempat.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Perbanyak Event di Danau Toba Untuk Capai Target Wisatawan 2023

“Ya itu yang tugasnya nanti Pak Gubernur, Pak Bupati, termasuk juga nanti di Kementerian,” kata Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Menteri Pariwsata Arief Yahya menyampaikan, sertikasi UGG Danau Toba ditargetkan akan rampung tahun ini. Ia mengatakan UGG menjadi modal yang baik untuk mempromosikan ke luar negeri sekaligus pengakuan bahwa kawasan itu telah terstandar kelas dunia.

BACA JUGA:  Sarana dan Prasarana Pariwisata Danau Toba Dibangun Sesuai Rencana

“Tahun ini UGG selesai. Bila sudah dapat UGG, maka kawasan Danau Toba akan bersih. Bila dikotori maka sertifikat UGG akan ditarik kembali,” katanya.

Ia juga mengatakan, dalam framework pengembangan destinasi itu maka Indonesia selalu menggunakan konsep 3A (Atraksi, Akses dan Amenitas). Dan jika ingin menjadi global player, harus menggunakan standar dunia,” katanya.

Di komponen akses, standar global itu diwujudkan dalam bentuk membangun bandara internasional di banyak tempat. Dan itu sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan pariwisata dì Danau Toba. Sementara untuk amenitas, ditandai dengan hadirnya hotel-hotel berbintang yang berkelas internasional diberbagai destinasi.

BACA JUGA:  Banyuwangi Gelar Ritual Tolak Bala

“Ketiga adalah atraksi yang juga harus kelas dunia,” ujar Menpar.

Kelas dunia yang dimaksud adalah atraksi yang sudah mendapatkan pengakuan dunia atau diakui secara resmi dengan sertifikat yang dikeluarkan oleh lembaga terpercaya dunia, seperti UNESCO.

“Di banyak tempat di dunia, UGG itu selalu memberi dampak yang signifikan terhadap wisatawan. Branding langsung mendunia karena diakui oleh UNESCO,” katanya.

spot_img

Lima Pengalaman Premium di South West Australia, dari Bertemu Lumba-Lumba Hingga Berburu Truffle

Jakarta, Venuemagz.com — Di tengah tren perjalanan berbasis pengalaman, South West Australia muncul sebagai...

Artotel Sanur Bali Rayakan Ulang Tahun Ke-10 Lewat Aksi Sosial

Bali, Venuemagz.com – ARTOTEL Sanur Bali memasuki usia 10 tahun dengan cara yang berkesan:...

Konser Kahitna dan Aldi Taher Meriahkan Satu Dekade Buttonscarves

Jakarta, Venuemagz.com - Brand fashion asal Asia Tenggara, Buttonscarves, merayakan ulang tahun ke-10 dengan...

Debat EO Membuka Batas: Antara Profesionalisme dan Praktik Pemain Proyek

Jakarta, Venuemagz.com -- Perdebatan antara Ketua Backstagers Indonesia Andro dan ekonom Said Didu tak...

Dampak Ekonomi F1 Powerboat 2024 Ditargetkan Naik 20-25 Persen

Ajang balapan jet air F1 Powerboat akan kembali digelar di Danau Toba, tepatnya pada...

Kemenparekraf Perbanyak Event di Danau Toba Untuk Capai Target Wisatawan 2023

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menetapkan sejumlah target untuk kunjungan wisatawan mancanegara...

Danau Toba Menjadi Tuan Rumah Formula One Power Boat

Indonesia akan menjadi tuan rumah ajang balap Formula One Power Boat atau yang dikenal...