Gelar Acara Virtual dengan Venue Virtual NVCC Bisa Lebih Cepat dan Hemat

Friday, 22 January 21 Bonita Ningsih
Nest Virtual Convention Center

Indonesia kini telah memiliki venue event virtual berbasis web bernama Nest Virtual Convention Center (NVCC). Dengan teknologi canggih di dalamnya, platform ini memiliki tampilan Virtual Reality 360 (VR360) dan 3D web yang dikhususkan untuk pekerja event saat menyelenggarakan acara virtual.

Soegianto Husin, CEO Nest Group Indonesia, menjelaskan, butuh waktu berbulan-bulan untuk membangun dan mengembangkan platform ini dengan baik. Soegi ingin menciptakan sebuah venue virtual yang canggih sehingga dapat memberikan pengalaman virtual yang interaktif bagi pihak penyelenggara dan juga pengunjung event.

“Pandemi ini membuat orang sulit untuk mengadakan acara secara langsung sehingga membutuhkan wadah khusus untuk menggelarnya. Makanya, kita membuat platform ini,” ujar Soegi.

Pembuatan venue virtual ini memang bukan menjadi hal baru bagi Soegi. Pasalnya, selama pandemi, Soegi sering mendapatkan proyek pembuatan venue virtual yang sifatnya by order dan hanya untuk satu acara.

“Saya memang sudah beberapa kali meng-handle proyek untuk membuat website event seperti ini. Berawal dari sana, makanya saya ingin membuat website event khusus yang di dalamnya bisa meng-handle berbagai acara,” jelas Soegi.

Ketertarikan Soegi untuk membuat website virtual venue sendiri lantaran memiliki banyak keunggulan di dalamnya. Selain mudah saat digunakan, kehadiran NVCC dapat memberikan waktu pengerjaan yang lebih cepat dan juga biaya lebih murah. Pasalnya, NVCC sudah menyiapkan beragam fasilitas yang dibutuhkan untuk membuat acara virtual yang lebih mudah dan cepat.

“Kalau buat yang by order kan harus dari awal banget pengerjaannya, mulai dari konsep venue, desain panggung, dan juga booth. Tetapi, kalau sudah ada NVCC, tinggal pilih saja desain booth yang sudah kita siapkan,” ungkapnya lagi.

Selain itu, biaya yang dikeluarkan klien tidak akan terlalu besar jika dibandingkan dengan membuat website baru untuk acara virtualnya. Hal ini terjadi lantaran NVCC memberikan pilihan desain panggung atau booth secara gratis bagi pihak penyelenggara.

“Kalau mau bikin website by project itu kan desain venue-nya saja sudah harus mengeluarkan biaya. Tetapi, kalau NVCC kan sudah ada venue-nya. Kita juga sudah menyiapkan banyak desain display di dalamnya sehingga mereka tinggal pilih saja dan free,” ungkapnya lagi.

Dengan total tiga lantai di dalamnya, Nest Virtual Convention Center mampu menampung banyak acara dalam waktu bersamaan, baik berskala nasional maupun internasional. Selain itu, setiap lantainya terdapat fasilitas pendukung kegiatan MICE berupa dua ballroom, exhibition hall, meeting room, dan juga Plenary Hall. Oleh sebabnya, keberadaan NVCC diharapkan mampu menandingi fungsi venue offline pada umumnya.

“Di sini, sudah kita siapkan semua, mulai dari fasilitas hingga experience yang akan dipilih, mau yang 3D web atau VR360. Jadi, kita harap ini akan menjadi solusi terbaik,” dia menambahkan.

Mulai diresmikan pada 22 Januari 2021, Nest Virtual Convention Center memiliki target market dari kalangan pemerintah, korporat, dan juga komunitas yang ingin mengadakan acara virtual seperti pameran dan konferensi. Di awal bisnisnya ini, Soegi menargetkan akan meng-handle empat kegiatan di NVCC selama satu bulan.

“Setiap satu kali event itu kita membutuhkan 14 hari kerja untuk proses pembuatannya. Tetapi, dengan tim yang solid, bisa sepertinya sebulan empat kali acara,” ujar Soegi lagi.