Yuki-Chan
Yuki-Chan menawarkan aktivitas panen sayuran, mengambil jamur, menggali ubi,
dan juga kegiatan
pertanian lain selama empat musim pada para wisatawan. Selama musim panas, wisatawan
dapat berkemah, bermain di sungai, api unggun, dan barbekyu di bungalow yang
bertema rumah tradisional Jepang. Pada saat musim dingin, terdapat tungku api
yang ada di ruang tamu sehingga para wisatawan dapat menghabiskan waktu untuk
bersantai di kamar khas Jepang yang tenang.
Ikenokami
Penginapan berbentuk rumah tradisional Jepang dengan bangunan utama yang sudah berdiri selama 120 tahun, memiliki ruang dapur dengan kompor berbahan bakar kayu yang telah direnovasi sehingga menjadikan suasana menjadi lebih cerah. Di rumah ini, para leluhur memberikan persembahan kacang hitam untuk para Dewa di malam tahun baru. Dengan kacang hitam para pengunjung dapat membuat bara-sushi, pudding, dan juga yokan bersama-sama. Ikenokami adalah salah satu tempat untuk merasakan secara langsung adat dan budaya lokal dengan suasana yang tenang.
Bupposo
Kibichuo-cho adalah habitat burung liar yang langka, yaitu Bupposo. Pada Mei sampai dengan Agustus, akan dapat disaksikan burung Bupposo mengasuh anaknya di sangkar yang telah dibuat dari taman yang terdapat di penginapan ini. Penginapan yang didirikan sejak masa Edo (1603-1868) ini sudah beberapa kali direnovasi dan terakhir membentuk ruangan yang mengelilingi sebuah perapian. Para pengunjung dapat memasak dengan bahan sayuran musiman yang tumbuh alami di pegunungan sekitar bersama pemilik Bupposo secara langsung.




