Sementara itu, Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita, SE., MM. menjelaskan bahwa Festival Tanjung Lesung menjadi momen penting kebangkitan dan pulihnya pariwisata Banten pasca-peristiwa bencana tahun lalu. “Saya begitu bersyukur atas dukungan penuh pemerintah melalui Kementerian Pariwisata. Sejak Desember 2018 lalu, Menteri Pariwisata menunjukkan kecintaan serta perhatiannya kepada masyarakat Banten dengan telah hadir hingga enam kali di Pandeglang. Festival Tanjung Lesung menghadirkan beragam agenda acara yang istimewa dan menarik untuk wisatawan kunjungi, selain Rhino Cross Triathlon dan Mountain Bike Cross Country Marathon. Salah satu yang utama adalah Pasar Kolecer yang menampilkan berbagai karya industri kreatif Pandeglang yang dikemas menjadi daya tarik utama acara ini. Ajang Pasar Kolecer menghadirkan Pasar Kuliner, Pasar Kriya, Pasar Tani, Fish Food Market, Pentas Musik, Pergelaran Seni, Festival Kolecer dan Festival Peteng, yaitu layang-layang khas Banten yang memiliki aneka bentuk nan elok. Pandeglang siap menjadi tuan rumah yang baik untuk perhelatan ini,” ujar Irna.
Poernomo Siswoprasetijo menyampaikan, “Dalam kesempatan baik ini, Banten West Java sebagai pengelola KEK pariwisata Tanjung Lesung meresmikan Rumah Wisata Ladda Bay Village. Ladda Bay Development merupakan proyek unggulan di kawasan yang sedang berkembang, yaitu Bayside District. Dengan fungsi yang akomodatif terhadap kebutuhan fasilitas di Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung.”
Rhino X-Tri digelar dalam dua kategori, yaitu Kategori Rhino yang melombakan nomor renang 1.000 meter, balap sepeda 20 kilometer, dan lari 10 kilometer, serta kategori Bull yang melombakan renang 500 meter, balap sepeda 10 kilometer, dan lari 5 kilometer. Di ajang Rhino Mountain Bike XCM akan dipertandingkan kategori-kategori Women Open, Men Open, Men Junior, dan Men Master.




