ASTINDO Akan Gelar Munas Secara Hybrid

Monday, 07 June 21 Bonita Ningsih

ASTINDO (Asosiasi Travel Agen Indonesia) akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) yang ke-5 pada 8 Juni 2021 di eL Hotel Royale, Bandung, Jawa Barat. Dalam acara ini, ASTINDO akan memilih Ketua Umum baru untuk memimpin asosiasinya selama empat tahun ke depan, yaitu 2021 hingga 2025.

Diselenggarakan sesuai aturan AD/ART asosiasi, Munas ASTINDO kali ini mengusung tema “Profesionalisme dan Semangat Gotong Royong ASTINDO Mengawal Pemulihan Pariwisata Indonesia”. Selain memilih Ketua Umum baru, agenda lainnya adalah membahas dan menetapkan program kerja untuk pengurus berikutnya.

Kriteria kandidat Ketua Umum dipilih dari masing-masing pimpinan anggota ASTINDO yang pernah menjadi pengurus asosiasi minimal dua tahun. Selain itu, calon Ketua Umum juga harus memiliki jaringan yang baik dari dalam maupun luar negeri, memiliki wawasan luas, dan mampu berperan aktif mewakili ASTINDO di level nasional maupun internasional. Ketua umum terpilih nantinya diharapkan dapat berperan dalam membangkitkan kembali industri pariwisata Indonesia.

BACA JUGA:   Jakarta Menjadi Tuan Indonesia Dental Exhibition & Conference 2017

Elly Hutabarat, Ketua Umum ASTINDO periode 2016-2020, mengatakan, pembukaan Munas ASTINDO ke-5 rencananya akan dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Perhubungan, dan Deputi Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia.


“Dengan situasi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, kami memutuskan untuk menyelenggarakan Munas ASTINDO secara hybrid. Nantinya, akan ada undangan yang hadir secara langsung di Bandung, ada juga yang hadir secara virtual,” ungkap Elly.

BACA JUGA:   ASTINDO Harap Pembagian Dana Hibah Pariwisata Segera Terlaksana

Anton Sumarli, Ketua Panitia Pengarah (SC) Munas ASTINDO ke-5, menambahkan bahwa pihaknya hanya mengundang maksimal 100 orang peserta secara fisik dan 300 peserta lainnya secara virtual. Munas ASTINDO akan diikuti oleh anggota Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan perwakilan Dewan Pengurus Daerah (DPD) dari 23 provinsi di Indonesia.

Daerah-daerah yang bergabung ke dalam DPD ASTINDO adalah Jakarta, Bali, Jawa Timur, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Maluku (Ambon), Maluku Utara (Ternate), Aceh, Nusa Tenggara Barat (NTB), Riau, Bengkulu, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Bangka Belitung, Jambi, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Riau, dan Lampung.