ASTINDO Lakukan Edukasi Pencegahan Virus Corona

Wednesday, 12 February 20 Bonita Ningsih
ASTINDO Travel Fair 2020

Isu virus corona tengah menjadi perhatian dunia, tak terkecuali di Indonesia. Berbagai pameran sering kali digelar di Indonesia sehingga isu ini menjadi hal yang patut diwaspadai. Begitu juga dengan penyelenggara dari ASTINDO Travel Fair, sebuah pameran perjalanan terbesar di Indonesia.

(Baca juga: Beli Tiket Pesawat di Astindo Travel Fair 2020 Garansi Full Refund)

Elly Hutabarat, Ketua Umum ASTINDO, mengatakan, pihaknya menyikapi wabah virus corona ini dengan melakukan berbagai kampanye edukasi, baik bagi peserta pameran maupun pengunjung pameran. Edukasi ini dilakukan secara proaktif melalui akun media sosial milik ASTINDO.

Berikut ini beberapa edukasi yang disampaikan ASTINDO melalui sosial medianya, yakni melengkapi diri dengan masker, mencuci tangan dengan air dan sabun, hingga tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan kosong. Beberapa peringatan tersebut merupakan pedoman dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Semua airlines dan Badan Promosi Pariwisata juga telah mengadopsi serangkaian pedoman yang diimbau oleh WHO. Mereka sudah mempelajari tindakan pencegahan, pengendalian, dan perlindungan dari virus corona,” ujar Elly.

Dengan mengadopsi pedoman dari WHO, Elly yakin pameran ini akan terhindar dari virus corona dan berjalan dengan lancar. Bahkan, sebelum acara berlangsung, Elly sudah menyerukan kepada semua peserta pameran agar secara aktif menerapkan pedoman-pedoman tersebut di ASTINDO Travel Fair 2020.

“Ini untuk membangun kepercayaan masyarakat agar tetap mau berwisata. Menumbuhkan narasi positif seperti travelling is still safe kepada semua masyarakat, khususnya pengunjung pameran,” ucapnya lagi.

Dyah Permatasari, Head of Public Relations ASTINDO, menambahkan, selama pameran berlangsung, pihaknya akan menyiapkan perangkat kesehatan untuk mencegah terjadinya hal buruk saat pameran. Pedoman keselamatan setiap orang yang terlibat di pameran juga akan di-update setiap harinya selama pameran.

“Selama acara berlangsung, kami akan menyediakan hand sanitizer di beberapa titik pameran. Kebersihan tangan menjadi hal pertama yang harus diperhatikan untuk mencegah terjangkitnya virus corona,” kata Dyah.

Secara khusus, ASTINDO juga mengundang dokter dari Tim Satgas Waspada dan Siaga NCOV PB IDI sebagai pembicara di Road To ASTINDO Travel Fair 2020 yang digelar pada Selasa (11/2). Kehadiran tim satgas tersebut untuk menginformasikan hal penting terkait virus corona kepada peserta pameran maupun awak media.

“Banyak hoax yang terjadi mengenai virus ini. Katanya menular lewat buah impor, lewat tatapan mata, atau lewat ponsel China. Padahal, yang sebenarnya terjadi ialah penyakit ini berasal dari hewan,” kata Erlina Burhan, Tim Satgas Waspada dan Siaga NCOV PB IDI.

Menurutnya, penularan virus corona dapat melalui infeksi saluran pernapasan, melalui droplet (percikan) saluran napas seperti batuk dan bersin, kontak personal seperti menjabat tangan, menyentuh benda atau permukaan yang terdapat virus, menyentuh bagian muka seseorang tanpa cuci tangan terlebih dahulu, hingga kontaminasi feses. Selain itu, penularan virus corona juga dapat melalui darah atau cairan tubuh dan transmisi yang disebabkan oleh kontak langsung dengan seseorang yang berisi pathogen.

“Makanya, kita bisa kasih jarak sekitar 1,8 hingga 2 meter jika ingin berbicara dengan seseorang. Ini untuk menghindari terkena droplet saat orang bersin atau batuk,” ujar Erline.

Dalam hal ini, Erlina juga memberikan beberapa pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari virus corona. Beberapa di antaranya ialah menjaga stamina, menjaga kebersihan dengan rajin cuci tangan, makan sehat dan bergizi, jangan tidur larut malam, jangan merokok, jangan menyentuh bagian muka tanpa cuci tangan terlebih dahulu, hingga menggunakan masker di tempat umum.