Bali Fashion Trend 2020, Ajang Go International Desainer Lokal

Friday, 15 November 19 Nila Sofianty
Bali Fashion Trend

Bali Fashion Trend (BFT) 2020 untuk kali kelima sukses digelar di hotel Inaya Putri, Nusa Dua, Bali, pada 9 November 2019. Mengusung tema “Sustainable Fashion”, ajang tahunan ini memamerkan karya-karya penuh inovasi dari 35 desainer kreatif dari dalam dan luar negeri.

Bali Fashion Trend (BFT) 2020 resmi dimulai pada 7 November di Ganaya Inaya Putri, Nusa Dua, Bali. Pada hari pertama, acara ini menampilkan karya 12 desainer dari dalam dan luar negeri, di antaranya Eny Ming, Sav Lavin, Migi Rihasalay, Adhikari Bekaya, Angeliqa Wu, Yonz Yulizar, Dewi Suarjani, Angga Sari, Asti Kaleta, dan Saffana. Selain itu, siswa sekolah mode Instituto di Moda Burgo Indonesia juga berkesempatan menampilkan karya mereka.

Memasuki tahun kelima, Bali Fashion Trend (BFT) 2020 ini diharapkan juga dapat menggairahkan kreativitas desainer lokal untuk go internasional.

Ali Charisma, National Chairman Indonesia Fashion Chamber (IFC), mengatakan bahwa pihaknya melibatkan lebih dari 35 desainer lokal dan luar negeri. Pelibatan desainer lokal ini diharapkan bisa menggairahkan kreativitas untuk melahirkan brand internasional.

"Kita harapkan industri fesyen Indonesia lebih berkembang. Tujuan event ini ingin melahirkan kebanggaan brand Indonesia," ujar Ali.

Ali melanjutkan, banyak brand-brand Indonesia yang lahir di luar negeri, seperti Paris, Milan, dan New York. Ia berharap, suatu saat akan lahir brand fesyen berskala internasional yang lahir di Indonesia.

Halaman : 12

Bali Fashion Trend (BFT) 2020 untuk kali kelima sukses digelar di hotel Inaya Putri, Nusa Dua, Bali, pada 9 November 2019. Mengusung tema “Sustainable Fashion”, ajang tahunan ini memamerkan karya-karya penuh inovasi dari 35 desainer kreatif dari dalam dan luar negeri.

Bali Fashion Trend (BFT) 2020 resmi dimulai pada 7 November di Ganaya Inaya Putri, Nusa Dua, Bali. Pada hari pertama, acara ini menampilkan karya 12 desainer dari dalam dan luar negeri, di antaranya Eny Ming, Sav Lavin, Migi Rihasalay, Adhikari Bekaya, Angeliqa Wu, Yonz Yulizar, Dewi Suarjani, Angga Sari, Asti Kaleta, dan Saffana. Selain itu, siswa sekolah mode Instituto di Moda Burgo Indonesia juga berkesempatan menampilkan karya mereka.

Memasuki tahun kelima, Bali Fashion Trend (BFT) 2020 ini diharapkan juga dapat menggairahkan kreativitas desainer lokal untuk go internasional.

Ali Charisma, National Chairman Indonesia Fashion Chamber (IFC), mengatakan bahwa pihaknya melibatkan lebih dari 35 desainer lokal dan luar negeri. Pelibatan desainer lokal ini diharapkan bisa menggairahkan kreativitas untuk melahirkan brand internasional.

“Kita harapkan industri fesyen Indonesia lebih berkembang. Tujuan event ini ingin melahirkan kebanggaan brand Indonesia,” ujar Ali.

Ali melanjutkan, banyak brand-brand Indonesia yang lahir di luar negeri, seperti Paris, Milan, dan New York. Ia berharap, suatu saat akan lahir brand fesyen berskala internasional yang lahir di Indonesia.