BNI Java Jazz Festival 2020 Melibatkan 11.000 orang

Monday, 10 February 20 Herry Drajat

Menyelenggarakan festival musik selama tiga hari dengan jumlah 33 show per hari tentunya membutuhkan perencanaan matang, kerja keras, kerja sama tim, supporting, serta melibatkan banyak SDM. Demikian juga dengan penyelenggaraan Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 yang berlangsung di JI Expo Kemayoran, Jakarta tanggal 28 Feb-1 Maret 2020.

“Kami menyiapkan 11 panggung yang dibangun oleh 10 vendor yang sudah bekerja sama sejak lama, lebih dari 10 tahun. Mereka juga punya andil membesarkan Java Jazz,” ungkap Dewi Gonta, Presiden Direktur PT Java Festival Production, penyelenggara BNI Java Jazz Festival.

Menurut Dewi, alasan pemilihan vendor tersebut adalah karena kerja mereka bagus, didukung peralatan sound system dan lighting yang bagus serta up to date, sehingga mereka dipakai setiap tahun.

“Membuat Java Jazz itu tidak mudah, kami butuh sound yang perfect, demikian juga dengan tata cahaya panggung. Setiap penyelenggaraan Java Jazz terjadi ‘konflik alat’, yaitu alat yang terus bergerak karena dibutuhkan dari satu panggung ke panggung lainnya. Kalau manajemen alat tidak bagus bisa menyebabkan keterlambatan show,” jelas Dewi. 

Pada penyelenggaraan Java Jazz, tentunya melibatkan SDM dalam jumlah besar. Menurut Dewi, jumlah tim kerja di bawah koordinasi PT Java Festival Production sekitar 1.500 orang, yang terdiri dari tim inti, sekuriti, relawan, dan supporting lainnya.

“Kalau dihitung dengan SDM para vendor, total antara 10.000-11.000 orang,” tambah Dewi.

Java Jazz Festival akan berlangsung di JIExpo Kemayoran pada tanggal 28 Februari-1 Maret 2020. Harga tiket Java Jazz 3 Day Pass adalah Rp1.875.000, Daily Pass Rp775.000, Special Show The Jacksons Rp375.000, dan Special Show Omar Apollo Rp250.000. Pada tahun 2020 ini pun BNI tetap menyediakan promo Buy 1 Get 2 untuk Daily Pass BNI Java Jazz Festival 2020 menggunakan Kartu Debit dan Kartu Kredit BNI.