DXI.id, Platform Ekosistem Petualangan Digital Pertama di Indonesia

Wednesday, 22 July 20 Bonita Ningsih

PT Exhibition Network Indonesia (X-Net) mempersembahkan Deep and Extreme Indonesia (DXI) secara daring yang diberi nama DXI.id. Ini merupakan platform ekosistem petualangan digital pertama yang berada di Indonesia.

Dharmawan Sutanto, CEO X-Net, menjelaskan, DXI.id memiliki konsep seperti marketplace, yakni jual-beli barang secara daring. Menurutnya, barang-barang yang ditawarkan merupakan produk tersegmentasi berupa keperluan outdoor, seperti kegiatan petualangan hingga olahraga ekstrem.

“Jika biasanya kita menghadirkan DXI secara offline berupa pameran, di sini kita membangun sesuatu yang baru secara online,” ujar Dharmawan.

Tak hanya sekadar platform jualan, DXI.id juga mengadopsi segala sesuatu yang berada di dalam pameran. DXI.id akan menghadirkan sesi webinar dengan berbagai topik khususnya dalam membuka usaha industri petualangan. Dharmawan juga akan memberikan wadah bagi komunitas dunia petualangan agar dapat memperluas koneksinya.

“Kalau biasanya di pameran ada talk show, kita adaptasi di sini secara online berupa webinar. Jadi, isinya tidak melulu jualan, tetapi ada sesuatu yang berbeda di dalamnya untuk memperkaya fitur marketplace tersebut,” jelasnya lagi.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, DXI.id juga menghadirkan banyak informasi dengan menghadirkan fitur Destination dan Article. Destination berisikan informasi terkait destinasi tiap daerah di Indonesia dan fitur Article memuat berbagai topik terkait wisata outdoor.

“Kita akan memberikan wadah bagi pemerintah daerah untuk ambil bagian di Destination. Selain memuat daftar destinasi tiap daerah, di sini juga akan menampilkan event-event daerah,” ungkapnya lagi.

Untuk saat ini, DXI.id belum resmi diluncurkan karena masih dalam tahap sosialisasi dan uji coba pasar untuk penggunaan platformnya. Kegiatan DXI.id dimulai dengan melakukan berbagai webinar dan pemberian informasi terkait wisata outdoor.

“Membuat platform ini ‘kan tidak serta-merta langsung jadi, butuh proses panjang di dalamnya. Saat ini kita sedang melakukan test run untuk platformnya agar nanti perusahaan barang-barang outdoor dapat mendaftar di sana, seperti cara kerja Tokopedia saja,” katanya lagi.