Ikatan Arsitek Indonesia Adakan Pameran dan Konferensi ARCH:ID

Friday, 03 January 20 Herry Drajat
ARCH:ID

Dari hasil kemitraan strategis antara Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan PT Citra Inovasi Strategi (CIS), pada tanggal 27-29 Februari 2020 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Banten akan diselenggarakan konferensi dan pameran bertajuk ARCH:ID (Indonesia Architecture Conference & Exhibition). Event yang baru pertama kali diselenggarakan ini akan mengangkat tema “Let’s Talk!”.

Kegiatan konferensi akan menghadirkan deretan pembicara internasional dan lokal yang memiliki sudut padang dan perspektif desain bangunan yang berbeda dan akan membahas mengenai isu-isu terkini di industri arsitektur. Pembicara yang akan hadir pada konferensi ini antara lain Liu Yichun (China), Christopher Lee (UK), Manuel Cervantes (Meksiko), Aaron Robert (Australia), Farshad Mehdizadeh (Iran), Budiman Hendropurnomo (Indonesia), dan Ary Indra (Indonesia).

Kegiatan konferensi akan berlangsung pada 28-29 Februari 2020 dan menargetkan lebih dari 600 delegasi yang terdiri dari anggota IAI di seluruh provinsi di Indonesia, praktisi arsitek, dan profesional.

Sementara pada pameran ARCH:ID akan menyuguhkan Feature Exhibition yang menampilkan karya arsitektur secara tematik. Beberapa yang akan tampil pada pameran ini antara lain Re-Framing Louis Khan, Aga Khan Award 2019, Architecture Student Exhibition, Indonesia Architect Creation, dan Architecture Book Translation.

Peserta pameran yang akan berlangsung pada tanggal 27-29 Februari 2020 ini akan dikurasi oleh Andra Matin, Danny Wicaksono, dan Wiyoga Nurdiansyah. Pameran B2B ini ditargetkan dikunjungi oleh 15.000 orang yang terdiri dari profesional dan trade visitor.

Salah satu curator ARCH:ID, Wiyoga Nurdiansyah, mengatakan, “Sudah saatnya Indonesia memiliki konferensi dan pameran arsitektur dengan sudut pandang yang berbeda, yang lebih arsitektural dan fokus secara desain. Menjadi kesempatan bagi para ekshibitor untuk menampilkan produk  terbaiknya bagi para pelaku industri, khususnya arsitek.”

ARCH:ID yang diharapkan akan menjadi wadah dialog berkelanjutan antara arsitek dan para pelaku industri konstruksi di Indonesia yang berguna bagi perkembangan industri arsitektur dan konstruksi sehingga lebih berperan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.