Ralph berharap bahwa ke depannya situasi ini dapat segera pulih kembali dan kegiatan bisnis serta pameran (MICE) bisa berjalan normal. Pasalnya, banyak peluang kerja yang dihasilkan dari pameran tahunan ini, mulai dari penjaga stan pameran hingga pekerjaan lainnya.
Ralph juga mengimbau agar masyarakat dapat menaati peraturan serta anjuran dari pemerintah terkait COVID-19, antara lain tetap berada di rumah, menghindari tempat keramaian, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menjaga kesehatan diri masing-masing. Dengan begitu, wabah COVID-19 akan cepat berlalu sehingga pihaknya dapat segera menyelenggarakan Jakarta Fair Kemayoran 2020.
“Mari kita selalu berdoa dan berharap agar permasalahan ini segera selesai dan keadaan semakin membaik. Harapan terbesar saya adalah Jakarta Fair 2020 ini masih bisa digelar di tahun ini,” ujar Ralph.
Melalui keputusan ini, Ralph mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan peserta pameran karena JFK 2020 mengalami penundaan. Ia juga mengucapkan terima kasih atas antusiasme dan dukungan dari berbagai pihak dalam menghadapi permasalahan ini, terutama terkait persiapan penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran 2020.
“Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan agar event ini dapat terselenggara dengan baik, lancar, aman, meriah dan juga sukses ke depannya. Saya juga mengucapkan salam sehat bagi seluruh masyarakat luas,” ucapnya.
Sebagai informasi, event akbar Jakarta Fair Kemayoran adalah arena festival dan pameran perdagangan multiproduk terbesar, terlengkap, sekaligus terlama di kawasan Asia Tenggara. Event ini secara khusus digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kota DKI Jakarta.
Event tahunan ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 1968 dan selalu digelar secara rutin setiap tahunnya, tanpa pernah absen atau terputus. Sebelumnya, event ini dikenal sebagai Pekan Raya Jakarta.






