BerandaEventKolaborasi Pelaku MICE Hadirkan Satu Event Bersama-Sama

Kolaborasi Pelaku MICE Hadirkan Satu Event Bersama-Sama

Published on

spot_img

Strategi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno untuk membangkitkan kembali pariwisata Indonesia dengan tiga aspek utama dinilai sudah baik oleh para pelaku industri MICE. Ketiga aspek yang akan menjadi fokus utama Sandiaga ialah inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Ralph Scheunemann, Direktur Pemasaran Jakarta International Expo, mengatakan, “Sejauh ini, strategi yang dilakukan Bang Sandi sudah bagus, dan kami dari JIEXpo ingin sekali ketemu Beliau untuk membicarakan dunia MICE secara keseluruhan.”

Menurut Ralph, aspek adaptasi dan inovasi memiliki hubungan yang sangat erat dalam sebuah proses pemulihan. Apalagi, di tengah kondisi yang tak menentu, kedua aspek ini harus segera dilakukan agar pariwisata dapat bangkit dari keterpurukan.

BACA JUGA:  Kesiapan Sektor Event Dan MICE di Era New Normal

“Dalam menghadapi situasi saat ini, mengadaptasi keadaan tentu diperlukan. Setelahnya, kita harus melakukan inovasi untuk mencari solusi terbaik untuk keberlangsungan bisnis kita. Misalnya saja dengan memperbaiki kinerja atau mengubah pola kerja yang sudah dilakukan sebelumnya,” jelasnya lagi.

Namun, paling penting bagi Ralph ialah menjalankan aspek kolaborasi di dunia MICE. Tak sekadar berkolaborasi dengan pemerintah, tetapi juga antar-pelaku usaha MICE Tanah Air. Menurut Ralph, contoh kolaborasi terbaik yang dapat dilakukan saat ini ialah menggabungkan beberapa acara dengan tema sama ke dalam satu acara.

BACA JUGA:  Trade Expo Indonesia 2025 akan Dihadiri 5.000 Buyer Internasional

“Keadaan saat ini sedang sulit. Jadi, daripada kita bikin event-event yang hampir sama dan bersaing satu sama lain, lebih baik dikolaborasikan menjadi satu. Memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi menurut saya itu penting untuk dilakukan,” ucapnya lagi.

Lebih lanjut Ralph mengungkapkan, kolaborasi tersebut nantinya dapat menghasilkan sebuah acara yang besar dan kuat dari sebelumnya. Dengan menyamakan visi dan misi satu sama lain, diharapkan mimpi besar tersebut dapat segera terlaksana.

BACA JUGA:  Bali Siapkan Penyelenggaraan MICE di Ruang Terbuka

“Kolaborasi yang diharapkan itu lebih mengarah ke sana dan saya rasa itu ide bagus. Mungkin selama ini belum terwujud karena banyak orang yang merasa kalau berkolaborasi dengan yang lain, hasilnya tidak akan bagus dan lainnya. Pikiran itu yang harus kita hindari,” ujar Ralph.

Hotel KHAS Parapat Hadirkan Kenyamanan Menginap yang Autentik di Danau Toba

Parapat, Venuemagz.com — Terletak di tepi Danau Toba yang memukau, KHAS Parapat menghadirkan pengalaman...

MoreFood Expo Indonesia 2026 Jembatani Bisnis F&B Lokal ke Pasar Internasional

Jakarta, Venuemagz.com -- Pameran industri Food & Beverage (F&B) Indonesia kembali dimeriahkan dengan kehadiran...

Da Nang Targetkan 93.000 Turis MICE Pada 2026

Vietnam, Venuemagz.com – Lanskap MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) global kian berkembang pesat...

Miliki Grand Ballroom Terbesar di Tangerang, Atria Hotel Gading Serpong Fokus Garap Pasar MICE

Tangerang, Venuemagz.com -Atria Hotel Gading Serpong terus memperkuat reputasinya sebagai salah satu destinasi utama...

Naik Level di Industri MICE, Pelatihan & Sertifikasi MICE 2026 Resmi Dibuka

Jakarta, Venuemagz.com - Dunia event bukan lagi soal "ramai pas hari-H". Di balik sebuah...