BerandaEventLab Indonesia 2026 Ekspansi Area Pameran, Hadirkan 300 Perusahaan dari 16 Negara 

Lab Indonesia 2026 Ekspansi Area Pameran, Hadirkan 300 Perusahaan dari 16 Negara 

Published on

spot_img

Tangerang, Venuemagz.com – Laboratorium semakin dipandang sebagai infrastruktur ilmiah yang krusial dalam mendukung riset, inovasi, serta pengembangan industri di berbagai sektor. Di Indonesia sendiri, kebutuhan terhadap layanan dan teknologi laboratorium terus meningkat seiring dengan tumbuhnya industri manufaktur nasional.

Potensi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh PT Pamerindo Indonesia untuk menghadirkan pameran dua tahunan berupa Lab Indonesia. Tahun ini, Lab Indonesia akan hadir pada 15–17 April di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Deputy Event Director dari PT Pamerindo Indonesia, Kristi Wulandari, mengatakan bahwa Indonesia memiliki pertumbuhan yang kuat dan dinamis terhadap industri laboratorium. Hal ini terbukti dengan adanya 10.500 lebih laboratorium kesehatan masyarakat yang telah tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan, pasar laboratorium klinis nasional diproyeksikan mencapai lebih dari US$3,1 miliar pada 2027.

“Industri laboratorium dari pemerintah maupun swasta kini terus meningkat dan menjadikan Indonesia sebagai pasar terbesar di Asia Tenggara. Oleh sebabnya, pameran ini kami hadirkan untuk membuka peluang Indonesia agar semakin kompetitif di Asia Tenggara,” kata Kristi saat Media Gathering Lab Indonesia di ICE BSD Tangerang pada 1 April 2026.

Tahun ini, Lab Indonesia telah memasuki edisi ke-8 dengan mengusung tema “Shaping the Future of Indonesia’s Laboratory Industry: Innovation, Standards, and Global Competitiveness”. Lab Indonesia telah berkembang menjadi sebuah pameran industri laboratorium di Indonesia yang mencakup sektor produk kimia untuk sektor medis, farmasi, pendidikan, dan penelitian ilmiah.

Lebih dari sekadar pameran, Lab Indonesia juga berperan sebagai platform bisnis strategis yang mempertemukan inovasi, penemuan, serta teknologi laboratorium dari berbagai negara. Platform ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

BACA JUGA:  The Shahdan Pamerkan Koleksi di Hijab Festive Week 2018

Hadir Lebih Besar

Seiring dengan berkembangnya industri laboratorium, pihak penyelenggara akan menghadirkan pameran ini dengan skala yang lebih besar. Oleh sebabnya, lokasi pameran dipindahkan ke ICE BSD dengan menggunakan area lebih dari 14.500 meter persegi.

Dengan area yang lebih luas, Lab Indonesia 2026 akan menghadirkan lebih banyak peserta pameran selama tiga hari penyelenggaraan. Ditargetkan lebih dari 300 perusahaan dari dalam maupun luar negeri dapat berpartisipasi sebagai peserta pameran.

“Area pameran tahun ini diperbesar hingga 55 persen dan peserta mancanegaranya pun semakin bertambah,” ucap Kristi lagi.

Terdapat 16 negara yang berpartisipasi dalam pameran di antaranya dari Amerika, China, Finlandia, Hong Kong, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Prancis, Singapura, Swedia, Swiss, dan Taiwan. Terdapat juga empat paviliun internasional yang akan dihadirkan tahun ini dari China, Jerman, Korea, dan Malaysia.

Kehadiran perusahaan dari berbagai negara tersebut menjadikan Lab Indonesia sebagai titik temu bagi para pelaku industri laboratorium internasional. Tujuannya untuk menjajaki peluang kolaborasi, memperluas jaringan bisnis, serta memahami dinamika pasar laboratorium di Indonesia yang terus berkembang.

“Besarnya partisipasi perusahaan internasional menunjukkan bahwa Indonesia semakin dipandang sebagai pasar yang penting bagi industri teknologi laboratorium. Kami berharap Lab Indonesia dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan inovasi global dengan kebutuhan industri dan riset di Indonesia,” jelasnya lagi.

Tingginya minat perusahaan internasional juga sejalan dengan tingkat kepuasan peserta pameran pada penyelenggaraan sebelumnya. Hal ini dirasakan oleh PT Wiralab Analitika Solusindo yang kembali menjadi peserta pameran Lab Indonesia di tahun ini.

BACA JUGA:  Food & Hospitality Indonesia 2025 Wujudkan Industri Kuliner dan Perhotelan yang Berkelanjutan

Managing Director PT Wiralab Analitika Solusindo, Saptogiri, mengatakan bahwa perusahaannya hadir kembali untuk mendorong standar keunggulan laboratorium yang lebih tinggi di seluruh Indonesia. Menurutnya masa depan laboratorium Indonesia ditentukan oleh kemampuan dalam memberikan hasil yang akurat, andal, dan sesuai standar regulasi, sembari tetap meningkatkan efisiensi dan mengadopsi teknologi analitik mutakhir. 

“Oleh sebabnya, kami berpartisipasi di Lab Indonesia 2026 untuk dapat menunjukkan komitmen perusahaan terhadap transformasi ini,” ungkap Saptogiri dalam kesempatan yang sama.

Program Acara

Selain menghadirkan perusahaan teknologi laboratorium global, Lab Indonesia 2026 juga akan menjadi ruang diskusi bagi para pemangku kepentingan. Mulai dari pelaku industri regulator, serta komunitas ilmiah yang ingin membahas arah perkembangan laboratorium di Indonesia. 

Tidak hanya diskusi ilmiah, Lab Indonesia 2026 juga menghadirkan kolaborasi riset lintas institusi, publikasi bersama, hingga percepatan transfer teknologi ke laboratorium lokal. Semua itu dihadirkan dalam program seperti LabForum (International Scientific Conference) dan LabTalk (Technical Seminar, Industry Workshop & Live Demonstration), 

Lab Indonesia 2026 juga menghadirkan kembali One to One Business Matching yang menjadi salah satu program unggulan setiap penyelenggaraannya. Program ini bertujuan untuk membuka peluang kerja sama dan kemitraan strategis antar pelaku industri internasional.

Sejumlah pakar dan perwakilan institusi juga dipastikan hadir untuk menyukseskan program unggulan di Lab Indonesia 2026. Kehadiran mereka untuk menegaskan pandangannya terhadap peran standar, inovasi, dan riset dalam memperkuat daya saing industri laboratorium Indonesia.

BACA JUGA:  JAVME 2025 Gabungkan Pameran B2B dan B2C

Ketua Himpunan Kimia Indonesia (HKI) Jakarta, Afrizal, mengatakan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi Indonesia adalah minimnya hilirisasi riset, fragmentasi antar institusi, dan kurangnya kolaborasi dengan industri. Oleh sebabnya, program-program terkait riset sangat dibutuhkan untuk membantu para pelaku kepentingan.

“Indonesia memiliki potensi besar seperti keanekaragaman hayati, sumber daya mineral, serta SDM muda berbakat, namun masih menghadapi tantangan seperti ketergantungan impor alat serta minimnya hilirisasi riset,” ujar Afrizal.

Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan alur riset yang terintegrasi dari kampus, laboratorium standar, hingga industri agar menghasilkan pengakuan global, serta peran strategis HKI dalam sertifikasi kompetensi, menjembatani kolaborasi, dan standardisasi metode. Selain itu, kolaborasi antara industri dan akademisi menjadi kunci dalam menjadikan laboratorium kimia sebagai pusat inovasi menuju Indonesia Emas 2045.

Deputi Akreditasi dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) sekaligus Sekretaris Komite Akreditasi Nasional (KAN), Wahyu Purbowasito, menambahkan bahwa Lab Indonesia telah menjadi wadah yang mengisi kekosongan dalam hal pengelolaan laboratorium supaya lebih efektif dan efisien. Oleh sebabnya, BSN – KAN menyambut baik ajang ini karena Lab Indonesia dapat menjadi contoh kerja sama G-to-B yang baik untuk mendorong pembangunan bangsa dengan penguatan infrastruktur mutu nasional.

“Saat ini, Lab Indonesia bukan hanya tempat bertemu para buyer dan klien dalam transaksi seputar peralatan laboratorium dan penunjangnya, tapi juga sudah berperan sebagai tempat update perkembangan teknologi terkini laboratorium, temu pelanggan dan sharing pengalaman terhadap semua hal termasuk update metode,” tutup Wahyu.

spot_img

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun Tipis pada Februari 2026, Wisnus dan Wisnas Ikut Melambat

Jakarta, Venuemagz.com – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman),...

Masjid Ocean View Parangtritis Jogja, Destinasi Religi Estetik dengan Ruang Meeting dan Panorama Laut

Yogyakarta, Venuemagz.com - Kawasan selatan Yogyakarta kembali punya magnet baru yang ramai dibicarakan wisatawan....

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Kesuksesan Kolaborasi Ho Chi Minh City Tourism Festival dengan Grab

HO CHI MINH CITY, Vietnam, Venuemagz.com – Menyusul kesuksesan penyelenggaraan Ho Chi Minh City...

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...